Pemkab Diminta Serius Soal Pembentukan Satgas Ipal


Boroko, ME

Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut sebagaimana yang disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Bolmut Suriansyah Korompot SH, untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ijazah Palsu (Ipal) mendapatkan tanggapan serius dari sejumlah elemen masyarakat Bolmut. Salah satunya dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bolmut, yang dimotori Rusmin Nur Mokodompis.

Menurutnya, untuk menindaklanjuti adanya surat edaran dari pemerintah pusat, sudah seharusnya Pemkab Bolmut menindaklanjutinya secara serius.

“Pembentukan Satgas yang akan membidik penggunaan Ipal sudah harus ada, walaupun pada prinsipnya hingga kini belum ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten ini terindikasi yang menggunakan Ipal,” terang Mokodompis.

Lebih lanjut dia menyampaikan, pembentukan Satgas ini harus didukung oleh pendanaan yang memadai, sehingga kinerja Satgas yang nantinya akan dibentuk benar-benar membuahkan hasil.

“Dalam proses ini, Satgas tentu membutuhkan dana yang cukup. Terutama pada persoalan verifikasi faktual yang nantinya akan dilakukan terhadap seluruh ijazah yang ada. Selain itu, Satgas yang dibentuk merupakan tim yang independen, sehingga tidak diragukan lagi hasilnya,” ujarnya.

Tidak hanya datang dari elemen masyarakat, tapi dukungan pembentukan Satgas datang pula dari pejabat di lingkungan Pemkab Bolmut. Salah satunya Ir Saeroji MSi.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) ini, penggunaan Ipal sangat merugikan sebagian masyarakat, yang dalam prosesnya benar-benar melalui tahap pendidikan yang sudah ditentukan oleh aturan yang ada.

“Saya rasa pemebntukan Satgas Ipal ini sangat perlu dan didukung. Sebab, sekarang ini banyak oknum yang tiba-tiba mendapatkan gelar keserjanaan tanpa melalui proses perkuliahan, sehingga ini pastinya merugikan kita semua,” terang Saeroji.

Pun demikian, dirinya yakin jika seluruh PNS yang ada di Bolmut tidak satupun menggunakan Ipal.

“Dengan adanya seleksi berkas yang begitu ketat pada setiap proses penerimaan CPNS, tentu ini akan meminimalisir penggunaan Ipal di lingkungan Pemkab Bolmut,” tambahnya.(nanang kasim/media sulut)



Sponsors

Sponsors