Curanmor Unima, Pelaku Sempat Lambaikan Tangan
Tondano, ME
Sehabis ditangkapnya sindikat 'antek-antek' pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), ternyata masih ada pelaku curanmor lain yang berkeliaran. Kali ini terjadi di kompleks Universitas Negeri Manado (Unima), kendaraan bermotor milik seorang mahasiswa, Daniel Bara (21), Selasa (23/6) pukul 01.50 dini hari di depan kelas MIPA jurusan Biologi.
Kendaraan yang raib jenis Yamaha 50C, dengan nomor polisi DB 2923 LF, warna hitam, tahun pembuatan 2015., nomor rangka MH350C001BK223622, nomor mesin 50C223675 dan Nomor BPKB H04289005S.
Dari data yang diperoleh pihak kepolisian, pada pukul 23.00 WITa korban mendatangi kelas tersebut di depan kelas MIPA. Kemudian pukul 01. 45 korban mendengar ada bunyi gesekan standar motor di lantai. Seperti ada seorang yang sedang menarik sepeda motor. Ia kemudian keluar penasaran dengan sumber bunyi tersebut. Tetapi ia tidak mendapatkan ada orang yang mengeluarkan motor.
Setelah itu korban melihat ada dua orang yang berlari ke arah mobil avanza hitam yang terparkir di sebelah jalan. Tiba-tiba ke dua orang itu melambaikan tangan kepada korban. Ketika mereka melambaikan korban melihat ke arah tempat ia memarkir motornya, sepeda motor telah hilang.
Korban berusaha mengejar ke dua orang ini yang diduganya merupakan pencuri, tetapi korban tidak sanggup untuk melakukan pengejaran dengan berlari sebab mereka menggunakan mobil.
Kapolres Minahasa AKBP Ronald Rumondor melalui KSPK Polres Minahasa Ipda Ayon Sumaryono membenarkan peristiwa tersebut. Dikatakannya, dengan kejadian ini pihak kepolisian Minahasa akan terus mengusut pelaku-pelaku pencurian motor.
"Bayangkan pelaku sempat melambaikan tangan kepada korban," tuturnya.
Oleh persitiwa ini korban mengalami kerugian sebesar Rp 14.000.000. Korban melapor ke pihak kepolisian Minahasa untuk mengharapkan proses sesuai hukum yang berlaku. (arfin tompodung)



































