Warga 'Bongkar' Danau Sineleyan


Tomohon, ME

Warga Tomohon membongkar dan melakukan pembersihan kemudian mengangkat rerumputan yang bertumbuh memenuhi permukaan air danau Sineleyan, Rabu (17/6). Hal ini dilakukan untuk menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan danau.

Kebersihan danau Sineleyan dapat mencerminkan wajah asri Kota Bunga, apalagi dalam waktu dekat Kota Budaya ini akan jadi pusat perhatian mata dunia. Iven Tomohon International Flower Festival (TIFF) yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus nanti.

Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon, dengan melibatkan masyarakat setempat, mengadakan pembersihan.

Sampai pada hari Rabu ini, pekerjaan membersihkan danau sudah memakan waktu sekitar 7 minggu. Beberapa warga pembersih danau menyampaikan bahwa mereka bekerja disewa harian oleh Dinas Pekerjaan Umum melalui pihak ketiga.

Bram Kawatu, tenaga harian yang bekerja di danau mengusulkan kepada Pemkot supaya danau Sineleyan dibersihkan secara rutin.

"Lebe bagus ini danau Sineleyan ja kase bersih rutin, minimal 3 bulan satu kali kase bersih supaya depe rumpu nyanda mo punung," usul Kawatu yang juga warga kelurahan Talete 2.

Letak Sineleyan yang berada di tengah kota merupakan lokasi yang strategis dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Bunga.

Dries Tampi, warga Kota Religi yang melintas di tepi danau berkomentar bahwa aktivitas semacam ini harus rutin dilaksanakan karena danau ini punya sumber daya yang besar bagi Kota Wisata ini.

"Sebenarnya kelihatan sangat bagus kalau danau ini bersih, sapa tau boleh diadakan lomba bapancing di sini. Kalau perlu bekeng tempat wisata air misalnya ada depe speda aer dan lain-lain," pungkas Tampi, salah satu tokoh masyarakat  Kota Tomohon. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors