Foto: Stevanus Vreeke Runtu. (Foto: ist)
SVR : EMAS Sah di Bawah Beringin
Tomohon, ME
Sebuah kejutan dihentak pasangan Jimmy Feidie Eman (JFE)-Sherly Adelin Sompotan (SAS). Keduanya secara resmi melangkah ke medan pertarungan perebutan kursi Walikota dan Wakil Walikota Tomohon melalui jalur perseorangan. Kabar ini sontak memicu kisah miring. Kedua kader Beringin Sulawesi Utara (Sulut) itu dianggap sudah keluar dari Partai Golkar.
Informasi itu langsung ditampik Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulut, Stefanus Vreeke Runtu (SVR). Pasangan Eman-Sompotan (EMAS) tetap setia di bawah ‘Pohon Beringin‘. Keduanya dilegitimasi secara resmi Partai Golkar untuk maju melalui jalur independen.
“Tomohon dan Minsel (Minahasa Selatan) itu disetujui Partai Golkar mendaftar melalui jalur independen. Tidak semua yang disetujui, yang berhak hanya Tomohon dan Minsel. Mereka didukung penuh oleh Partai Golkar,” tegas SVR.
Wakil Ketua DPRD Sulut itu juga menegaskan jika pasangan EMAS direstui Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB).
“Jadi pasangan EMAS diberi izin oleh Ketua Umum ARB atas usulan DPD I Partai Golkar Sulut,” aku mantan Bupati Minahasa dua periode tersebut.
SVR pun memastikan jika mesin Partai Golkar mendukung dan akan bekerja memenangkan pasangan EMAS di Tomohon.
Pernyataan SVR ini kembali menegaskan apa yang dijelaskan pengurus DPD I Partai Golkar Sulut, Victor Rompas.
“Kami sangat mendukung penuh pasangan EMAS. Ketua DPD I PG Sulut Stefanus Vreeke Runtu telah menyatakan dukungan. Bahkan, beliaulah tokoh utama yang memperjuangkan pasangan ini. Tidak ada masalah lagi,” jelas Rompas.
Restu pasangan EMAS mendaftar melalui jalur perseorangan diperoleh dalam ajang Rapimnas Golkar di Jakarta.
”Dalam pandangan umum Golkar Sulut, kami menyampaikan juga soal kondisi politik di Tomohon. Kami menyampaikan kepada pak Ketum (ARB, red) untuk bisa mengijinkan pasangan ini agar direstui menggunakan jalur perseorangan dalam Pilkada mendatang,” beber dia.
“Pak ARB dan forum akhirnya menyepakati. Jadi untuk Tomohon, partai tidak akan mengusung calon lagi. Sebab seluruh ‘amunisi’ partai diberikan penuh bagi pasangan EMAS,” tandasnya.
Hal tersebut diakui JFE yang juga Ketua DPD II PG Kota Tomohon dan SAS, Wakil Bendahara DPD I PG Sulut, saat membawa berkas persyaratan calon perseorangan ke KPU Tomohon, Senin (15/6).
”Rapimnas mengamanahkan untuk Kota Tomohon, kader Golkar yang akan maju dalam Pilkada diberikan keleluasaan menggunakan jalur perseorangan. Bahkan sebagai wujud dukungan DPP, Partai Golkar tidak akan mencalonkan lagi calon kepala daerah di Pilkada Tomohon. Artinya, Golkar Tomohon tidak akan mencalonkan Cawali dan Cawawali sebab semua kekuatan Golkar diarahkan untuk mendukung EMAS meski menggunakan jalur perseorangan,” terang JFE yang turut diaminkan SAS.
Dijelaskan lebih lanjut, jalur perseorangan memang menjadi amanah Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD II PG Tomohon di Pinaras yang harus dikawal. Rakerda telah menyepakati pencalonan bisa menggunakan jalur partai ataupun jalur perseorangan.
”Alasan ini juga kami sampaikan kepada DPP. Dengan pertimbangan seksama, EMAS akhirnya bisa direstui,” kunci keduanya. (rikson karundeng)



































