Mangindaan: Kami Datang Untuk Menjelaskan Kembali 4 Pilar

Kerjasama Dengan PGRI Minsel, MPR RI Sosilisasi 4 Pilar


Amurang, ME

Guru adalah bagian penting dalam dunia pendidikan. Sebagai tenaga pendidik tentu guru mempunyai peran penting dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika kepada anak didik sebagai penerus bangsa.

Sebagai garis terdepan dalam dunia pendidikan, guru menjadi sasaran utama dalam mensosialisasikan empat Pilar MPR RI. Diluar siswa dan mahasiswa, banyak masyarakat sudah tidak paham dengan empat Pilar.

Wakil Ketua MPR RI, Evert Ernest Mangindaan sosialisasi ini sangat penting karena diera globalisasi ini, empat Pilar kelihatan seperti sudah luntur. Penyebabnya karena terpengaruh situasi yang berkembang, pengaruh ilmu pengetahuan teknologi dan pengaruh budaya asing.

"Kami datang untuk menjelaskan kembali empat Pilar. Selain itu kami juga minta masukan. Kenapa guru lebih kita utamakan, karena mereka akan mengalirkan kepada anak didik," ujar Mangindaan saat memberi keterangan kepada wartawan, Selasa (16/6) di aula century Kelurahan Buyungon Kecamatan Amurang.

"Saya melihat antusias mereka (Guru) bagaimana mendukung sosialisasi ini dengan lebih melebarkan sayap. Kemudian kalau boleh kembali pada Pendidikan Moral Pancasila (PMP) yang sudah hilang," sambungnya.

Dia menjelaskan dalam pembelajaran sekolah, yang ada sekarang adalah pendidikan kewarganegaraan saja. Untuk itu empat Pilar ini perlu dikembalikan dalam kurikulum dan kemungkinan akan dibuat lembaga pendidikan khusus untuk empat pilar.

"Sekarang MPR RI menyiapkan lembaga tersendiri untuk pendidikan empat pilar. Empat pilar harus kita sosialisasikan terus dengan cara dan metode," jelasnya.

"Ada metode traning of trainer, jadi kita akan bikin di pusat mereka akan jadi pelatih di daerah, kemudian ada outbond bagi siswa SMP, SMA dan Mahasiswa, dan itu sudah jalan," jelasnya lagi.

"Selain sosialisasi perlu juga diadakan seminar dengan melibatkan para pakar. Karena dari seminar tersebut akan ada kajian-kajian baru dimana hasil seminar dihimpun kembali untuk menjadi materi sosialisasi yang baru," kunci Mangindaan. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors