Foto: JFE dan SAS didoakan sebulum mendaftar calon independet.
Pilih SAS, Eman Amankan Amanah DPP Golkar
Tomohon, ME
Konstalasi politik Kota Bunga kembali dikejutkan dengan pendaftaran pasangan calon perseorangan. Incumbent yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar (PG) Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak, akhirnya menyematkan pilihan kepada sosok pendatang baru dunia politik Kota Tomohon, Sherly Adelin Sompotan (SAS) sebagai pendampingnya, untuk berjibaku dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, tanggal 9 Desember mendatang.
Dipilihnya SAS menjadi kandidat Calon Wakil Walikota (Cawawali), menimbulkan beragam tanggapan berbagai kalangan. Apalagi, kendaraan yang digunakan pasangan ini jalur perseorangan. Sekira 12 ribu lebih dukungan dimasukkan pasangan EMAS (Eman-Sompotan) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tomohon untuk diverifikasi.
“Ini di luar perkiraan. JFE (Jimmy F Eman) sangat berani memilih SAS. Namun, itulah politik. Semuanya sulit ditebak. Tapi ini merupakan keputusan yang harus dihargai semua pihak termasuk kader partai,” jelas Christian Mampouw, tokoh pemuda Kota Tomohon.
Keuntungan yang didapat pasangan ini, dimana keduanya merupakan kader potensi Golkar. Selain itu, memiliki komitmen yang sama membangun Tomohon. Disisi lain, kedua figur ini memiliki kekuatan finansial yang mumpuni serta massa real di setiap wilayah. Itu posisi kuat mereka,” terangnya.
Menanggapi hal tersebut Jimmy F Eman mengatakan, dipilihnya SAS sebagai Cawawali merupakan bagian dari rencana Tuhan. Selanjutnya, kata dia, SAS merupakan srikandi Kota Tomohon yang memiliki kemampuan yang luar biasa.”Komitmennya membangun Tomohon harus diapresiasi. Selanjutnya, dia merupakan pribadi yang baik serta ditunjang dukungan masyarakat,” aku Eman.
Berpadunya dua pasangan ini dikabarkan mengacu pada amanah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PG besutan Aburizal Bakrie. Dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) DPP PG, persoalan seperti di Tomohon mendapat perhatian serius.“DPP mendukung penuh Pak Jimmy dan Ibu Sherly untuk dipadukan. Kekuatan mereka dalam Pilkada sangat besar. Untuk itu, DPP berharap penuh bagi pasangan ini untuk menang. Makanya mereka disandingkan,” kunci pengurus DPD 1 PG Sulut, Drs Victor Rompas.(victor rempas)



































