Foto: Foto Grafis: Jimmy Feidie Eman/ Sherly Adelin Sompotan.
‘KEJUTAN EMAS’
Tomohon, ME
Percaturan politik Kota Bunga kembali hangat. Memasuki injury time pendaftaran calon perseorangan, sosok incumbent yang juga pemegang ‘mapatu’ Beringin Tomohon, Jimmy Feidie Eman (JFE), secara mengejutkan mendaftarkan diri. Jalur terjal ini dipilih JFE bersama pasangannya Sherly Adelin Sompotan (SAS), sebagai kendaraan politik menuju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, 9 Desember 2015 mendatang. Stempel partai besutan Aburizal Bakrie (ARB) berhasil direbut.
Dalam dinamika politik nasional, langkah progresif yang ditempuh sosok incumbent, cukup mengejutkan. Teranyar, manuver politik Eman menjadi pilot project kader Golkar nasional yang ingin bertarung dalam Pilkada serentak. Aksi itu buntut kisruh berkepanjangan kepengurusan Golkar di Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Di Bumi Nyiur Melambai, langkah Eman terbilang spektakuler. Eman menjadi kandidat pertama yang ‘loncat’ ke jalur perseorangan meski menggenggam jabatan sebagai ketua partai dan incumbent.
Dalam keterangan resminya, pasangan Eman- Sompotan (EMAS) mengurai, tekad maju menggunakan jalur perseorangan menjadi langkah alternatif menyikapi situasi politik nasional, khususnya yang mendera partai berlambang pohon beringin ini. Merujuk amanah Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar kubu ARB yang digelar di Hotel Sangrila Jakarta, EMAS direstui mendaftar melalui jalur perseorangan. Bahkan, dukungan penuh mengiringi pendaftaran kedua politisi Golkar ini. ”Rapimnas mengamanahkan untuk Kota Tomohon, kader Golkar yang akan maju dalam Pilkada diberikan keleluasaan menggunakan jalur perseorangan. Bahkan sebagai wujud dukungan DPP, Partai Golkar tidak akan mencalonkan lagi calon kepala daerah di Pilkada Tomohon. Artinya, Golkar Tomohon tidak akan mencalonkan Cawali dan Cawawali sebab semua kekuatan Golkar diarahkan untuk mendukung EMAS meski menggunakan jalur perseorangan,” terang Eman, Senin (15/6) di Kantor KPU Tomohon.
Di sisi lain, jalur perseorangan menjadi amanah Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PG Tomohon di Pinaras yang harus dikawal. Rakerda telah menyepakati pencalonan bisa menggunakan jalur partai ataupun jalur perseorangan. ”Alasan ini juga kami sampaikan kepada DPP. Dengan pertimbangan seksama, EMAS akhirnya bisa direstui,” kunci arsitek kebangkitan Kota Tomohon.
Merujuk hal ini, pendaftaran EMAS sah dan sesuai dengan aturan main partai yang meluber di arena Rapimnas. ”Dinamika kepengurusan di DPP Golkar hingga saat ini membuat kami khawatir. Jalur perseorangan menjadi alternatif utama. Intinya restu partai sudah kami dapat dari DPP bahkan Ketua ARB. Kami siap bertarung dengan dukungan penuh mesin partai Golkar,” sambung Sompotan, optimis.
RAPIMNAS DUKUNG ‘EMAS’ GUNAKAN JALUR PERSEORANGAN
Pencalonan Eman-SAS didukung penuh pengurus Golkar Sulut. Hal ini mengacu pada keputusan DPP PG yang menyetujui kedua figur ini maju dalam Pilkada dengan dukungan penuh Golkar. Fakta itu ditegaskan pengurus DPD I Partai Golkar Sulut, Drs Victor Rompas.
“Kami sangat mendukung penuh. Ketua DPD Satu PG Sulut Stefanus Vreeke Runtu telah menyatakan dukungan. Bahkan, beliaulah tokoh utama yang memperjuangkan pasangan ini. Tidak ada masalah lagi,” jelas Rompas.
Restu pasangan EMAS mendaftar melalui jalur perseorangan diperoleh dalam ajang Rapimnas Golkar di Jakarta. ”Dalam pandangan umum Golkar Sulut, kami menyampaikan juga soal kondisi politik di Tomohon. Kami menyampaikan kepada pak Ketum (ARB, red) untuk bisa mengijinkan pasangan ini agar direstui menggunakan jalur perseorangan dalam Pilkada mendatang,” beber dia.
“Pak ARB dan forum akhirnya menyepakati. Jadi untuk Tomohon, partai tidak akan mengusung calon lagi. Sebab seluruh ‘amunisi’ partai diberikan penuh bagi pasangan EMAS,” tandasnya.
Penetapan Eman dan Sompotan sebagai Cawali dan Cawawali, merupakan bagian dari rencana Tuhan. ”Kedua figur ini telah diberikan kebijaksanaan oleh Tuhan sehingga legowo dengan komposisi seperti saat ini. Kami yakin mereka (EMAS, red) bisa optimal dan membawa hasil kemenangan untuk Golkar,” sebut Rompas.
BERINGIN TOMOHON SOLID
Arus dukungan kader Beringin Kota Bunga bagi Jimmy Feidie Eman dan pasangannya, Sherly Adelin Sompotan, kian bergelora. Dukungan penuh disematkan lima Pimpinan Kecamatan (PK) Kota Bunga, bagi pasangan ini dalam pertarungan 9 Desember mendatang.
DPD II PG Tomohon menegaskan, sosok JFE telah mendapat restu penuh dalam Rakerda Golkar Tomohon. Baik dalam proses pencalonan hingga pemilihan pasangan. Untuk itu, dukungan akan terus ditancapkan kader Golkar bagi pasangan ini.
”Dalam Rakerda PG Tomohon, mencuat sejumlah keputusan resmi partai. Di antaranya, mendukung penuh Jimmy Eman sebagai Cawali Golkar ataupun saat JFE memilih jalur perseorangan. Itu terungkap saat lima PK memberikan pandangan umum. Demikian juga dengan organisasi sayap Golkar. Jadi saat ini, kami siap mengamankan amanah Rakerda tersebut,” terang Sekretaris DPD PG Tomohon, Ir Miky Junita Linda Wenur.
Golkar Tomohon sepakat mengusung, mendukung serta bertekad memenangkan ‘EMAS’ dalam penjabalan tampuk pimpinan top eksekutif Kota Bunga. “Kami akan berjuang habis-habisan untuk memenangkan pasangan ini. Golkar Tomohon akan solid,” tambah Ketua PK Tomohon Timur, Jack Malonda, kemarin.
'EMAS SEPAKAT TIDAK CERAI'
Konstelasi politik Kota Bunga, semakin panas. Sederet kandidat hebat dipastikan memeriahan pesta demokrasi ini. Strategi politik ditebar para kandidat. Seperti yang ditempuh Jimmy Feidie Eman, SE Ak. Untuk melanggengkan era pemerintahannya di Kota Bunga, Eman memilih resmi menetapkan pilihannya kepada sosok Wakil Bendahara DPD I PG Sulut, Sherly Adelin Sompotan. Alasannya, Sompotan merupakan srikandi terbaik Golkar, putri Tomohon yang memiliki komitmen memajukan Tomohon.
”Ibu Sherly sudah diterima masyarakat. Selain itu, dia memiliki hati yang tulus membangun Tomohon. Di sisi lain, beliau mudah untuk bekerja sama,” ungkap Eman.
Dengan terpilihnya SAS, ia berharap dapat bekerjasama mendukung program pemerintahan di Tomohon. ”Kita akan mengeluarkan visi dan misi yang jelas dan terarah demi kemajuan masyarakat. Di satu sisi, pemerintahan yang solid, tak terpecah belah dan bebas dari korupsi,” ujar Eman.
Sementara itu, Sherly menilai sosok Eman adalah pilihan yang tepat. Eman merupakan sosok yang baik dan cocok untuk bekerja sama menjalankan roda pemerintahan ketika terpilih dan direstui masyarakat. ”Kepemimpinannya sudah terbukti lewat pembangunan di Tomohon. Ini pemimpin yang luar biasa,” puji Sherly.
Komitmen yang dibangun EMAS, yakni tidak akan pernah ‘bercerai’ dalam tugas dan tanggung jawab menjalankan roda pemerintahan nanti. ”Semoga Tuhan berkenan dan kami terpilih. Kami telah berkomitmen untuk menjalankan pemerintahan ini bersama-sama dan saling memahami. Visi kami jelas untuk kesejahtrakan masyarakat Tomohon,” aku Sherly yang langsung diiyakan Eman. “Apa jadinya masyarakat jika pemimpinnya terpecah belah.”
Untuk diketahui, pasangan EMAS resmi memasukkan berkas persyaratan calon perseorangan di KPU Tomohon, sekira pukul 15.00 Wita, Senin kemarin. Bersama EMAS, puluhan kardus berisi berkas dukungan diserahkan kepada KPU Tomohon untuk diverifikasi. Dalam pendaftaran, EMAS didampingi ratusan masyarakat, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Bunga, generasi muda dan kader Beringin Tomohon. (victor rempas)



































