Foto: Ilustrasi Cengkih.
Bank Mandiri Biayai Petani Cengkih Sulut
Manado, ME
PT Bank Mandiri Tbk atau Bank Mandiri menyalurkan kredit kepada para petani cengkih di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Penyaluran kredit yang dilakukan ini dengan harapan membantu peningkatan ekonomi para petani tersebut
"Kami membiayai petani cengkih di Provinsi Sulut, namun dengan jangka waktu yang tidak lama," kata Vice President Bank Mandiri Area Manado, Hotman Nainggolan, di Manado, Kamis (11/6).
Hotman mengatakan, pembiayaan khusus petani cengkih biasanya hanya dalam waktu tiga bulan sampai satu tahun sebagai bantuan dana prapanen hingga pascapanen. "Panen raya cengkih hanya berlangsung beberapa bulan saja, sehingga pembiayaannya mengikuti waktu panen," jelasnya.
Dia mengatakan, Bank Mandiri terus membiayai sektor produktif yakni kegiatan petani dan pedagang cengkih di Pasar Karombasan dan Pasar Bersehati di Kota Manado. "Pembiayaan yang kami berikan dari Rp50 juta hingga Rp200 juta," tuturnya.
Hotman tak memungkiri, khusus bagi petani cengkih, Bank Mandiri memang melakukan analisis dalam penyaluran pembiayaannya untuk menentukan apakah prospek lahan dan tanaman mereka bankable.
Sementara itu, Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulut Luctor Tapiheru meminta agar jajaran perbankan yang ada di daerah agar berani membiayai tiga sektor primer, yakni pertanian, peternakan, dan perikanan.
"Ketiga sektor tersebut menjadi unggulan Sulut dan meminta perbankan untuk membantu pemerintah mendorong tingkat pertumbuhan komoditas unggulan daerah itu," pungkas Luctor.(mtn)



































