Foto: Leo Nababan. [Istimewa]
Golkar Batal Islah
Jakarta, ME
Wacana berdamai Partai Golkar, disinyalir kandas. Kabarnya, kedua kubu yang berseteru, tidak menemukan kesepakatan yang imbang dan tidak memberatkan.
Ketua DPP Golkar Munas Ancol, Leo Nababan, membenarkan hal itu. Ia memastikan islah yang digagas Wakil Presiden Jusuf Kalla itu, batal karena menemui jalan buntu.
"Buntu. Tidak ada lagi islah," tegas Leo di Jakarta, Rabu (27/5).
Ia menjelaskan, saat upaya islah dijalankan ada beberapa persyaratan atau point yang dibahas sesuai ide Wapres JK sebagai mediator. Tapi, pada point keempat yang ditawarkan, kesepakatan tidak tercapai.
"Soal legalitas pendaftaran pilkada. Kami punya surat-surat yang sah. Mereka (kubu Munas Bali, red), tidak ada, sama seperti motor bodong. Kalau tidak mau ikut aturan, selamat tinggal," ketusnya.
Diketahui, Wapres JK sebagai penengah sempat menawarkan empat poin untuk islah terbatas Golkar. Point pertama, menjaga keutuhan kader kedua kubu, point kedua harus mensukseskan pilkada, point ketiga membuat aturan pilkada. Dan point keempat siapa yang harus menandatangani surat pendaftaran calon kepala daerah dari Golkar.(happy karundeng)



































