Foto: Ilustrasi.
Polisi Tindak Pengawal Mobil Jenazah Anarkis
Tomohon, ME
Aksi anarkis pengawal jenazah diduga terjadi di poros Manado-Tomohon. Sejumlah kendaraan dirusak. Polisi mengambil langkah sigap dengan melakukan razia.
Senin (25/5) sekira pukul 20.30 Wita, pusat Kota Tomohon, tegang. Telah terjadi pengrusakan kendaraan. Diduga, aksi ini dilakukan sekelompok orang yang melakukan pengawalan iring-iringan jenasah menuju Kecamatan Kakas. Kejadian ini berawal dari wilayah Kecamatan Pineleng, tepatnya di simpang tiga Desa Warembungan. Para pengawal jenasah berpapasan dengan kendaraan Avansa berwarna Silver DB 4455 FB, yang mengarah ke Manado.
Pengawal iring-iringan langsung merusak kendaraan. Akibatnya mobil Avansa pecah kaca dan kepala Oktavia Angela Sanusi (28) warga Makeret Barat Lingkungan I Manado, terluka. Bukan hanya itu, iring-iringan jenasah terus melakukan aksi pengrusakan sampai ke wilayah Polres Tomohon.
Di Kelurahan Kinilow, kembali merusak mobil Avansa DB 1861 FE yang dikendarai Gerry Tambani warga Kecamatan Talawaan. Akibatnya, bodi sebelah kanan mobil terkena sabetan parang, kaca spion dihantam menggunakan helm dan lampu sein pecah.
Piket jaga Polsek Pineleng, meminta bantuan ke Polres Tomohon untuk mencegat para pengawal iring-iringan jenasah tersebut. Setelah menerima informasi, Piket Jaga Polres Tomohon, Polsek Tomohon Tengah dan Polsek Tomohon Utara bergerak dipimpin Kapolsek Urban Tomohon Tengah Kompol Thony Salawati.
Ia langsung melakukan razia di pusat Kota Tomohon. Dalam Razia tersebut, ditahan 1 unit kendaraan Pick Up DB 8140 BE yang berpenumpang 8 Orang. Didalamnya terdapat 1 buah parang dan seluruh penumpang sudah mengkonsumsi Minuman Keras (Miras). Para pengawal iring-iringan beroda 2 kurang lebih 30 unit, lari berhamburan ke lorong-lorong pusat Kota Tomohon. Namun, mobil jenasah tetap melanjutkan perjalanan. Setelah berkoordinasi dengan Polsek Pineleng, ternyata ada 3 Korban yang melapor. Begitu juga di Polres Tomohon terdapat 3 Korban yang melapor.
Kapolres Tomohon AKBP Monang MZ Simanjuntak, SIK melalui Kasubbag Humas Ipda JM Kreysen, membenarkan kejadian tersebut. Ia menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan, apalagi iring-iringan jenasah agar tetap mematuhi aturan berlalulintas. Selanjutnya bagi keluarga pembawa jenasah, agar tidak mengkonsumsi minuman keras dalam melakukan perjalanan. Sebab, Polres Tomohon tidak akan segan-segan untuk menindak tegas jika menemukan hal-hal merugikan orang lain.
“Silahkan meminta bantuan kepada Polisi jika ingin melakukan pengawalan jenazah. Sesuai instruksi Kapolda Sulut, permintaan masyarakat pasti ditindaklanjuti,” tambah Kompol Thony Salawaty.(tim me)



































