Patahan Tanah di Poopo Dinilai Bahayakan Warga
Passi, ME
Hujan dengan intensitas tinggi yang belakangan menerjang sejumlah wilayah di Bolaang Mongondow (Bolmong), menyebabkan sejumlah benacana alam. Setelah banjir yang merendam lima desa di Kecamatan Dumoga Utara, peristiwa patahan tanah terjadi di Dusun Lima, Desa Poopo Selatan, Kecamatan Passi Timur.
Lokasi penurunan tanah terletak di antara pemukiman penduduk dan saat ini telah membentuk sebuah kubangan berdiameter dua meter. Dikhawatirkan, apabila curah hujan cukup tinggi terjadi di lokasi tersebut dapat mengakibatkan rumah di sekitar kubangan retak atau jatuh.
“Kita langsung merespon laporan Pemerintah Desa Poopo Selatan, mengenai adanya penurunan tanah di desa itu dengan menuju lokasi bencana,” kata Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolang Mongondow (Bolmong), Suhendra Hamim.
Menurutnya, di dalam penurunan tanah itu, terdapat kantong air. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) soal struktur tanah di lokasi tersebut.
“Untuk penanganan kasus ini, kita akan berkoordinasi dengan Distamben,” ujarnya.
Kepala BPBD Channy Wayong, mengatakan patahan tanah itu diduga disebabkan hujan deras yang mengguyur.
“Namun, dua rumah yang terletak di samping kiri dan kanan kubangan tidak mengalami retak,” tandasnya. (endar yahya)



































