Astaga, Ketua PPK Tutuyan Mantan 'Caleg Hanura' 2014


Tutuyan, ME

Selang waktu kurang lebih dari 24 jam setelah ditetapkan dan diambil sumpah oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sabtu (9/5) pekan lalu, salah satu anggota yang juga merupakan ketua panitia Pelaksana Pemilihan Kecamatan (PPK) Tutuyan berinisial ID atau Is diduga pernah mengikuti tahapan calon legislatif (Caleg) dari partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Bitung, tepatnya di daerah pemilihan (Dapil) 2 pulau Lembe pada 2014 lalu.

Dari informasi yang dirangkum media ini, berawal dari bukti situs resmi milik KPUD yakni http://caleg.kpu.go.id/browse_dprd2.php yang selanjutnya dilakukan penelusuran kesejumlah sumber kerabat bahkan saudara terdekatnya pun turut membenarkan bahwa yang bersangkutan pernah mencalonkan diri dan terdaftar pada nomor urut 3 dari partai Hanura.

Ketua KPUD Boltim Awaluddin Umbola saat dikonfirmasi, mengatakan, jika kebenaran informasi tersebut dengan disertai bukti-bukti, 5 komisioner KPUD akan segera mengadakan rapat dan mengundang yang bersangkutan untuk dimintai klarivikasinya.

“Kami akan tindaklanjuti kalau memang benar terbukti kami ambil sikap pemberhentian dan menggantikannya dengan nomor urut berikut dan pasti semua akan ada prosesnya,” jelasnya.

Ewin (sapaan akrab ketua KPUD Boltim), mengaku akan mengambil langkah awal terkait pesoalan tersebut.

“Jadi akan dimintai klarivikasi langsung kepada bersangkutan, karena bisa saja ada kesamaan nama dalam daftar caleg itu. Tapi nanti akan dirapatkan. Selain itu juga KPUD akan berkoordinasi dengan KPUD diwilayah tersebut, jika benar dan terbukti, namun yang bersangkutan tetap bersih keras tidak mengkui, maka akan ada sanksi tegas,” tambahnya.

Disisi lain, drinya sempat mempertanyakan kenapa hal itu baru terdengar sekarang. Padahal pihaknya telah membuka ruang waktu untuk masyarakat agar memberikan tanggapan masukan, saat nama-nama calon sudah dilemparkan kepublik melalui pengumuman, baik ditempelkan disekertariat maupun lewat media cetak.

“Padahal awalnya kami membuka ruang tapi tidak ada tanggapan jadi tahapan kami lanjutkan,” tandas Awaluddin.

Melalui Divisi Hukum dan Penindakan Panwaslu Boltim, Hariyanto, mengaku pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan komisioner Panwaslu lainnya dan memastikan segera melayangkan surat tertulis, yang nantinya akan ditujukan kepada KPUD.

“Ini jelas sudah masuk kategori temuan, karena dari segi bukti otentik dan sejumlah sumber yang jelas. Dimana sikap kami secara kelembagaan akan menindak lanjutinya, dengan melakukan koordinasi dengan KPUD,” terang Hariyanto, sambil melihat bukti-bukti yang ada dalam handphone milik salah seorang wartawan. (ismail batalipu)



Sponsors

Sponsors