Foto: Gunung Karangetang luncurkan awan panas (Foto: Istimewa)
Golden Triangle Imbau Warga Antisipasi Ancaman Material Karangetang
Manado, ME
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS), Wakil Gubernur Dr Djouhari Kansil MPd bersama Sekretaris Provinsi Sulut Ir Siswa R Mokodongan yang dijuluki dengan Golden Triangle ini menghimbau warga yang tinggal di pulau Siau, Kabupaten Sitaro, untuk tetap mengantisipasi ancaman datangnya material panas dari Gunung Karangetang.
Imbauan Golden Triangle itu, disampaiakan Gubernur kepada Wartawan yang setiap hari ngepos di 'gedung putih' sebutan Kantor Gubernur, Jumat (8/5).
Menurut SHS, letusan yang terjadi cuma berupa guguran larva dan semburan abu vulkanik yang menghasilkan awan panas pada Kamis kemarin sekitar pukul 12 siang sampai hari Jumat hari ini.
"Pemerintah Provinsi Sulut sangat prihatin dengan bencana meletusnya gunung Karangetan di Kabupaten Sitaro, yang mengakibatkan 454 jiwa dari beberapa desa dan keluarahan mengungsi ke tempat yang lebih aman," ujar SHS.
Sementara Wagub Djouhari Kansil menyatakan, Pemprov Sulut terus melakukan pemantauan sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah setempat baik Pemerinta Kabupaten, BPBD maupun Camat Siau Timur Selatan (Sitimsel) dan Camat Siau Timur (Sitim).
"Pemprov memintakan agar Pemkab Sitaro segera mengevakuasi warga yang terdampak dari semburan abu vulkanik panas dan mereka langsung menindaklanjutinya ke beberapa tempat penampungan pengungsi yang lebih aman yaitu di Gereja Tampuna Tarorane (34 KK 99 Jiwa), Gereja Basaha Tatahadeng (28 KK 106 Jiwa), Gereja Mesias Sawang (161 Jiwa), dan Gereja Bandil (88 Jiwa)," jelas salah satu putra terbaik Sitaro ini.
Kansil menyebutkan, dari laporan yang diterima mereka, tadi pagi semburan abu vulkasi panas itu mulai mereda, dan diharapkan kepada masyarakat jangan dulu beraktifitas di lokasi-lokasi yang maih dianggap rawan, karena mungkin masih bisa terjadi gempa susulan.
Mokodongan menambahkan, Pemprov sudah mengirimkan sejumlah bantuan kepada warga pengungsi berupa kasur, tikar, tenda serta berbagai bahan kebutuhan lainnya.(tim me)



































