Perangi ISIS, Bolmut Perlu Polres
Boroko, ME
Perang terhadap radikalisme dan terorisme terhadap paham yang dibawa oleh Negara Islam Irak dan Syriah (ISIS) terus dilakukan mulai dari Pemerintah, Pihak keamanan, maupun organisasi kemasyarakatan. Demikian juga dengan yang ada di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR), tidak terkecuali yang ada di Bolmut. Namun besarnya keinginan untuk terhindar dari paham ISIS tersebut, hingga kini Bolmut belum memiliki fasilitas yang memadai terutama dari kekuatan penjagaan keamanan. Sehingga itu masyarakat meminta kepada Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sulut untuk segera membentuk Polres di Bolmut.
“Bolmut merupakan pusat masuknya berbagai karakteristik masyarakat ke Sulut, sebab daerah ini merupakan perbatasan dan merupakan jalur trans Sulawesi yang paling strategi sementara itu dari segi pendukung keamanan daerah ini masih mempunyai kekurangan, oleh karena itu sudah merupakan sebuah kebutuhan yang mendasar jika pendirian Polres di Bolmut sudah sangat mendesak,” jelas Ketua DPD BKPRI Bolmut Djunaidi Harundja.
Menurutnya lagi jika memang masih ada kendala dalam proses pendirian Polres, dirinya berharap agar kiranya personil yang ada di seluruh Polsek yang ada di Bolmut agar ditambah kekuatannya.
“Paling tidak kekuatan personil harus segera ditambah jika memang pendirian Polres ini masih terlalu lama, terutama diwilayah Kecamatan Pinogaluman, yang merupakan pintu masuknya masyarakat ke bumi Nyiur Melambai ini,” harapnya.
Terpisah wakil bupati Bolmut Suriansyah Korompot SH, saat dihubungi usai melaksanakan apel bersama penolakan terorisme ISIS dan Pencanangan Program Brenti Jo Ba Gate di Polres Bolmong pada Senin (4/5) kemarin, menyatakan jika sekiranya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut sangat mendukung langkah tentang pendirian Polres di Bolmut tersebut.
“Pemkab Bolmut sangat mendukung langkah tersebut, buktinya sejak beberapa tahun ini telah disediakan lahan yang memadai untuk membangun markas Polres Bolmut, namun demikian sebelum adanya Polres Bolmut ini kami sangat berharap agar kiranya masyarakat turut terlibat bersama-sama untuk melawan paham ISIS ini serta mendukung program Brenti jo Bagate,” terang Korompot.(nanang kasim)



































