Foto: Bupati Sri Wahyuni Manalip saat membuka sampul UN di SMP Negeri 1 Beo.
SWM-Tuange Buka Sampul UN SMP
Melonguane, ME
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Talaud resmi dibuka secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati, Senin (4/5) kemarin.
Bupati Kabupaten Kepulauan, Sri Wahyumi Manalip (SWM) membuka sampul di SMP Negeri 1 Beo, sementara Wakil Bupati Petrus Simon Tuange membuka sampul di SMP Negeri 1 Melonguane.
Pada kesempatan itu, SWM mengajak agar siswa-siswi dapat menorekan tinta emas lagi di bidang pendidikan. "Pada UN kali ini Saya selaku Bupati berharap agar siswa semua dapat mengulangi prestasi Kabupaten Kepulauan Talaud di bidang pendidikan. Jangan takut salah untuk mengisi jawaban, yang terpenting kalian semua serius mempersiapkan diri sebelumnya. Kalian harus bisa ulangi lagi catatan Siswa SLTA Pangeran kemarin (utusan Talaud ke Olimpiade sains tingkat nasioanal),” ujar Manalip.
Hal senada disampaikan oleh Wakil Bupati Petrus Simon Tuange yang membuka Sampul UN di SMP N 1 Melonguane. Wakil Bupati mengatakan pelajar di Talaud tidak kalah dengan di kota lainnya, hanya saja pelajar di Talaud memiliki minder yang terlalu besar. "Jangan jadikan itu penghambat masa depan kalian. Saat ini kalian duduk di bangku pendidikan. Hari ini kalian harus berusahalah dengan maksimal karena masa depan Talaud selanjutnya ada di tangan anda semua. Apabila kita serius mempersiapkan diri menghadapi UN, maka dari tempat duduk inilah akan lahir Bupati dan Wakil Bupati Talaud mendatang,” ujar Tuange.
Sementara itu, Plt. Kadis Dikpora Kabupaten Talaud, Gustaf Atang yang turut mendampingi Bupati di SMP N 1 Beo mengatakan pelaksanaan UN kali ini berjalan aman dan lancar. Untuk pengiriman naskah ujian ke Kecamatan Nanusa dan Miangas sudah dilakukan sejak minggu lalu. “Dikpora telah memaksimalkan pengiriman naskah UN tingkat SMP sejak minggu lalu. Untuk pengiriman naskah UN di Kecamatan Nanusa dan Miangas dilakukan dengan kapal perintis. Saya berharap UN kali ini dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti. Untuk pengawasan UN dilakukan system silang (guru sekolah asal mengawas di sekolah yang lain),” ujar Atang.
Pantauan Media ini dibeberapa sekolah terlihat siswa-siswa mengerjakan soal dengan serius.
Data yang dihimpun dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kepulauan Talaud, jumlah siswa yang mengikuti UN sebanyak 1540 peserta, yang terdiri dari 839 siswa laki-laki dan 701 siswa perempuan.
"Untuk SMP Negeri 1 Melonguane, jumlah siswa yang mengikuti UN sebanyak 96 perserta, yang terdiri dari Laki-laki 53, Perempuan 43, saya berharap UN kali ini Siswa-siswa kami lulus semua," tutur Kepsek SMP Negeri 1 Melonguane, Melatih Puansalaeng.(jos tumimbang)



































