Foto: Ilustrasi kosmetika.
Kosmetik Ilegal Marak Beredear
Disperindag Bakal Lakukan Sidak
Lolak, ME
Berabagai macam cara untuk mempercantik diri sering dilakukan para kaum hawa, entah itu memakai bahan herbal maupun yang mengandung unsure kimia. Namun, kebanyakan para perempuan ini tidak menyadari akan resiko dari kosmetik yang mengandung unsure kimia, terlebih tidak memiliki izin dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
Di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) sendiri, para kaum hawa ini sepatutnya merasa was-was. Ditemukan, banyak kosmetik illegal yang kini marak beredar di daerah salah satu pengimpor beras terbesar di Sulut ini.
Hal itu pun ditegaskan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bolmong, George Tanor. Kosmetik tak memiliki izin sudah didapati sejak tahun lalu. “Memang ada yang beredar kosmetik seperti itu (tak berizin) dan itu banyak di beberapa outlet penjualan kosmeti,” ungkap Tanor.
Dirinya menerangkan, pihaknya akan berkordinasi dengan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) Sulut untuk melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah outlet tersebut. “Mekanismenya instansi itu (BPOM) akan melakukan penelitian terkait dengan kosmetik yang beredar. Kalaupun didapati temuan kosmetik tersebut mengandung zat berbahaya, mereka akan menyurat ke kami, untuk ditindaklanjuti,” tambahnya.
Lanjut Tanor, pihaknya terus melakukan pemantauan di lapangan dalam mengontrol penjualan kosmetik tersebut. “Kami terus lakukan pemantauan. Sehingga ini menjadi warning bagi peilik toko agar tak menjual kosmetik tak berizin itu. Sebab dan akibat jika konsumen menggunakan kosmetik illegal itu bisa berdampak fatal terhadap dirinya sendiri dan itu akan kami beransat,” janji Tanor.
Yunita Datalamon, salah satu warga Dumoga ini, berharap agar pihak dinas terkait bisa secepatnya menarik kosemetik illegal ini dari pasaran. Dirinya juga menghimbau kepada sesame kaumnya, agar lebih berhati-hati dalam memilih kosmetik. “Semoga belum ada korban di Bolmong ini, dalam penggunaan kosmetik illegal. Dinas terkait juga harus secepatnya mengambil sikap dalam persoalan ini. Jangan menunggu adanya korban, karena, dalam kosmetik itu banyak terdapat bahan kimia yang bisa membahayakan nyawa pengguna,” tutur wanita berparas cantik ini. (endar yahya)



































