Warga Keluhkan Saluran Air dan Pendangkalan Sungai

Pemicu Banjir di Manado


Manado, ME

Masa reses dimanfaatkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Hj Amir Liputo untuk mengunjungi 3 titik di daerah pemilihannya, Kota Manado. Kelurahan Titiwungen Utara, Dendengan Dalam dan Ketang Baru.

Dalam tatap muka dengan masyarakat Keluhan Titiwungen Utara, sejumlah keluhan warga mengemuka. Persoalan saluran air ke Boulevard yang dianggap urgen untuk diperbaik, paling kencang disuarakan. Karena saat hujan, warga menerima luapan air dari arah Boulevard. Persoalannya, saluran air di jalur tersebut sudah lebih tinggi dari saluran air masyarakat.

Hal lain yang ikut dikeluhkan yaitu soal penggalian yang dilakukan oleh PT Telokom, PDAM, pembatas jalan yang ada di Boulevard, masalah outsourching diminta harus dihapuskan, pekerja tenaga lokal harus dimanfaatkan, soal lampu penerangan jalan banyak yang sudah mati dan tidak berfungsi hingga masalah pembangunan mesjid.

Liputo memaparkan, aspirasi masyarakat Titiwungen Utara mengenai saluran air untuk pembuangan ke Boulevard memang sudah menjadi pergumulannya sejak duduk di DPRD Kota Manado sampai ia duduk di Gedung Cengkeh.

“Kita akan memanggil badan pengembang untuk bisa dilihat dan tinjau kembali untuk memecahkan persoalan ini. Agar waktu hujan air tidak masuk di lorong dan masjid. Sebagai mitra kerja Komisi Tiga bagian pembangunan, kita akan memanggil hearing PU Manado dan Provinsi agar dapat jalan keluar,” terang Liputo.

“Untuk penggalian yang dilakukan oleh Telkom dan PDAM, saya akan meminta kepada mereka harus secepatnya untuk diperbaiki. Jangan hanya dibiarkan. Komisi Tiga akan memanggil Telkom dan PDAM untuk bisa menjelaskan pekerjaan yang dilaksanakan. Khusus untuk outsourching, sedang kami bahas dalam Perda,” tegasnya.

Mengenai pembangunan masjid, Liputo meminta pihak panitia untuk dapat membuat proposal. Ia nantinya akan membantu untuk masukan ke APBDP, khususnya dana bantuan tempat ibadah.

“Kalau lampu jalan saya akan sampaikan ke Walikota Manado untuk dapat diperhatikan. Ini sangat penting sebab penerangan jalan untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan seperti perampokan, perkelahian di Manado yang kini sudah menyebar,” kuncinya.

Di Kampung Merdeka Dendengan Dalam, politisi PKS ini menerima aspirasi tentang masalah bantaran sungai, jembatan Dendengan Dalam sisa hantaman banjir yang tak kunjung selesai serta Bidik Misi untuk bantuan pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu.

Liputo menjelaskan, untuk bantaran sungai sudah ada dana dari pemerintah pusat sebesar Rp 150 miliar dan sudah ada investor dari Jepang yang akan melaksanakan proyeknya tapi masyarakat harus merelakan sebangian tanah untuk dibuat tanggul.

“Bidik Misi untuk dana pendidikan, di tahun ini saya sudah menggolkan seribu anak untuk dapat beasiswa. Untuk jembatan Dendengan saya sudah berkodinasi dengan pemerintah Kota dan Provinsi, itu akan direalisasikan di tahun ini. Soal bantuan rumah ibadah, saya menunggu secepatnya proposal untuk dimasukan di APBDP. Syaratnya, bangunan rumah ibadah harus ada sertifikat,” papar Liputo.

Sementara, saat berada di Kelurahan Ketang Baru Kecamatan Singkil, warga setempat berharap Liputo dapat memperjuangkan anggaran untuk pembangunan gedung Serikat Islam. Mereka juga mengeluhkan daerah bantaran sungai  yang sudah dangkal dan perlu untuk dikeruk Lagi.

“Untuk pembangunan renovasi gedung saya menunggu secepatnya proposal serta gambar terbaru desain gedung untuk saya masukan di APBDP. Soal bantaran sungai yang harus dikeruk, saya mendukung dan akan saya bawah aspirasi masyarakat yang ada di bantaran sungai agar pemerintah harus cepat memperhatikan karena di saat musim hujan masyarakat di sekitar sungai tidak bisa tidur dengan nyeyak,” janji Liputo.

Kegiatan jaring aspirasi yang dilakukan Liputo tersebut, dihadiri Lurah, tokoh masyarakat, para tokoh agama, tokoh pemuda. Liputo pun berujar terima kasih kepada masyarakat yang sudah menyampaikan aspirasi, sembari menegaskan akan mengawal dan memperjuangkannya di provinsi serta ke pemerintah daerah Manado. (joyke watania)



Sponsors

Sponsors