SAS: Remaja Tolak Ukur Keberhasilan di Masa Depan
Tomohon, ME
Remaja memiliki andil bagi pembangunan. Peran Remaja di masa kini, menjadi tolak ukur keberhasilan di masa yang akan datang. Sebab, jika remaja tampil berperan sebagai generasi yang mampu memberi kontribusi dalam tindakan di tengah keluarga, masyarakat bahkan dalam status sebagai pelajar, maka remaja menjadi tolak ukur pembangunan ke depan.
Hal ini dikatakan Ketua Panitia Pemilihan Remaja Teladan (Retel) se-Sinode GMIM, Syerly Adelyn Sompotan (SAS), di sela-sela tes tertulis pemilihan Retel yang digelar serentak di 11 rayon wilayah pelayanan Remaja GMIM.
"Apabil remaja masa kini tidak dapat menunjukan integritas, kreatifitas dan perannya di lingkungan keluarga jemaat dan masyarakat, maka pembangunan dan harapan bagi masa depan bukan tidak mungkin suram," terang SAS saat meninjau kegiatan tes tertulis di Jemaat GMIM Pniel Kakaskasen Wilayah Kakaskasen Rayon Tomohon.
Untuk itu, kata dia, remaja harus berani tampil menunjukan jati diri bahwa di saat ini remaja tak kalah dalam peran dan sikap sebagai penentu untuk masa depan."Kegiatan pemilihan Retel, merupakan sarana bagi remaja untuk menunjukan jati diri mereka, bahwa sesungguhnya remaja bukan semata-mata sebagai penonton di masa kini. Selanjutnya, kegiatan ini menjadi media untuk menunjukan bahwa remaja di mata masyarakat memiliki kualitas dan kapabilitas yang patut diperhitungkan untuk masa depan," jelas salah satu Srikandi Tomohon Utara.
Ditambahkannya, remaja masa kini diperhadapkan dengan tantangan zaman modernisasi yang menuntut remaja harus mampu menempatkan posisi pada teladan dan sikap sebagai panutan yang setia dalam pelayanan keluarga jemaat dan masyarakat.
Selanjutnya, Pnt Yerry Makarawung mewakili Komisi Remaja Sinode GMIM mengatakan, seleksi remaja teladan di gelar serentak di 11 rayon dengan soal tes tertulis yang sama."Masih ada tahapan selanjutnya yang akan diikuti oleh peserta hingga oktober nanti," kunci yerry. (micky ratag).



































