Foto: Morris Korah. (Foto: Ist)
Polemik SK Cawali ‘Usik’ Demokrat Manado
Manado, ME
Tensi politik di internal partai jelang penentuan jagoan untuk didorong sebagai Calon Walikota (Cawali) dalam ajang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Manado, semakin tinggi. ‘Gesekan’ itu seperti yang dialami Partai Demokrat.
Hembusan kabar soal turunnya Surat Keputusan (SK) pemagang ‘mapatu’ bintang mercy yang telah menggoreskan sebuah nama sebagai Cawali, kini memicu polemik antar kader. Ketegangan tak terhindarkan.
Teranyar, kabar itu ditepis pimpinan partai Demokrat Kota Manado. Rumor tersebut tidak benar dan cenderung memecah belah Partai Demokrat yang saat ini tengah fokus menghadapi Kongres. Penegasan itu dilontarkan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Manado, Morris Korah.
“DPP (Dewan Pimpinan Pusat) belum keluarkan SK,” tegas Korah.
Klarifikasi ini dilakukan oleh Korah, yang mengaku baru saja tiba di Manado setelah menemui DPP Partai Demokrat dan Dewan Pembina Partai Demokrat pekan lalu.
Menurutnya, saat ini Partai Demokrat fokus pada persiapan Kongres yang akan dilaksanakan di Surabaya bulan Mei mendatang.
“Partai saat ini fokus pada persiapan Kongres. Pembahasan atau pengusulan calon kepala daerah dari Partai Demokrat akan dibahas setelah Kongres,” ungkap Korah.
Informasi senada dilayangkan salah satu Ketua Divisi DPC Partai Demokrat Kota Manado, Mursjid Laija. Ia memastikan jika SK dari DPP Partai Demokrat yang menyebutkan telah menentukan satu nama tertentu sebagai Cawali, sama sekali belum ada.
“Kalau ada pihak-pihak yang mengklaim bahwa ada calon yang sudah mendapatkan SK, itu tidak benar,” tandasnya. (sonny dinar)



































