Pontong Filipina Hiasi Perairan Talaud


Melonguane, ME

Sejumlah masyarakat Desa Lalue, Kecamatan Essang, merasa resah dengan banyaknya pontong (tempat bermainnya ikan) yang memenuhi perairan Talaud. Pasalnya selain meresahkan warga yang hendak melaut, diduga juga banyak nelayan negara tetangga yakni Filipina yang melakukan penangkapan ikan di perairan tersebut.

Onal, salah satu nelayan yang berasal dari Desa Lalue mengatakan, pontong-pontong itu sudah lama beroperasi di perairan Talaud, bahkan ada banyak nelayan Filipina yang tiap hari sering melakukan ilegal fishing.

"Kami sangat resah dengan keberadaan pontong-pontong itu apalagi nelayan kami sudah tidak lagi mendapatkan ikan," tutur Onal.

Lebih lanjut dia mengatakan, seharusnya persoalan ini jangan dibiarkan dan harus ada tindakan lanjut dari instansi terkait.

Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kepulauan Talaud, Nelson Udang mengatakan akan menindaklanjuti persoalan tersebut, apabila hal itu benar terjadi.

"Kami akan menindaklanjuti bila itu memang benar terjadi, dan akan memutuskan pontong-pontong yang ilegal tersebut," ungkap Udang.

Ditambahkannya, untuk menyikapi hal tersebut, harus ada peran dari berbagai instansi.

"Kami akan bekerjasama dengan TNI AL, Polisi Air dan semua stakeholder yang terkait untuk meninjau langsung laporan masyarakat tersebut," tambah Udang sembari berterima kasih kepada masyarakat yang sudah memberikan informasi.(jos tumimbang)



Sponsors

Sponsors