Foto: Decky Palinggi berbincang-bincang dengan warga di sela-sela acara reses.
KDP Dengar Keluhan Nelayan
Kunjungi Sinonsayang dan Tenga
Manado, ME
Para wakil rakyat di Gedung Cengkeh mulai turun lapangan untuk menjalani agenda reses. Momen kali ini dimanfaatkan anggota DPRD Sulut daerah pemilihan Minahasa Selatan - Minahasa Tenggara (Mitra), Kristovorus Decky Palinggi (KDP), untuk mengunjungi Desa Tanamon Kecamatan Sinonsayang dan Desa Sapa Kecamatan Tenga, wilayah Minsel.
Di Desa Tanamon, KDP menyerap berbagai aspirasi masyarakat. Mulai dari soal penyelesaian rumah ibadah yang sudah sampai tahap kedua, pembangunan drainase penahan perahu-perahu nelayan, bantuan kelompok tani nelayan, bantuan bibit-bibit ikan, pembangunan TK, PAUD dan normalisasi sungai.
“Itu semua yang menjadi aspirasi masyarakat Desa Tanamon,” ujar juru bicara masyarakat desa ini, Ibu Asna, Sabtu (25/4).
KDP yang didampingi staf Sekretariat DPRD Sulut, Sony Rarung, berujar terima kasih pada masyarakat Desa Tanamon yang telah meluangkan waktu untuk berkenan hadir dalam kegiatan reses di desa tersebut.
“Aspirasi soal normalisasi sungai yang masih tersisa 600 meter, akan saya perjuangkan anggarannya pada APBD Perubahan,” tegas KDP.
“Untuk pembangunan mesjid yang sudah masuk tahap kedua, saya berharap panitia pembangunan dapat segera membuat proposal dan masukan ke saya. Nanti akan saya perjuangan di Provinsi,” janjinya.
Soal pembangunan TK/PAUD, KDP meminta pemerintah setempat, Camat dan Hukum Tua untuk dapat membuat proposal. “Itu juga akan saya kawal di Provinsi,” kata KDP.
Untuk pembangunan drainase penahan perahu-perahu nelayan yang sudah rusak akibat ombak, menurut KDP ia akan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perikanan dan Kelautan, serta tim survei, apakah itu masuk pemerintah setempat atau kewenangan provinsi.
“Begitu juga dengan kelompok tani, saya berharap kelompok tani membuat proposal untuk dimasukan ke Provinsi tahun ini. Kalau tidak dapat bantuan provinsi di tahun ini, akan saya perjuangkan di perubahan nanti,” tutur KDP.
Reses di Desa Tanamon dihadiri Camat, Hukum Tua dan tokoh pemuda, tokoh agama serta masyarakat.
Sementara, di Desa Sapa Kecamatan Tenga, warga meminta kepada KDP untuk dapat merealisasikan pengadaan lahan pekuburan, fasilitas insfrastruktur desa, infrastruktur penunjang bagi petani dan nelayan, serta soal kesejahteraan pemimpin-pemimpin agama.
Di Desa ini, suami Bupati Minsel itu disambut antusias oleh masyarakat. Masyarakat membludak hingga mencapai ratusan orang. “Terima kasih kepada masyarakat Desa Sapa yang telah menyampaikan aspirasi. Untuk lahan pekuburan nanti saya akan mengecek ke pemerintah setempat, dalam hal ini Bupati Minsel, untuk dapat mengusahakannya,” jelas KDP.
“Untuk petani dan nelayan, bentuk kelompok tani dan membuat proposal dan sampaikan ke saya. Nanti saya perjuangkan di anggaran perubahan agar masyarakat di sini mendapat bantuan. Soal kesejahteraan pemimpin-pemimpin agama nanti saya akan memberikan usulan ke ibu Bupati untuk dapat memperhatikan ini,” ujar politisi Golkar itu.
Reses di desa sapa juga dihadiri pemerintah setempat, Camat, Hukum Tua, Perangkat Desa, pemuda Ansor, pemuda GMIM.
“Selain Bupati yang cantik, bapak KDP tidak kalah dari artis di film,” puji ibu Christina, yang tampak antusias berebutan dengan warga lainnya untuk selfie ria bersama KDP usai acara digelar. (joike watania)



































