SHS Tak ‘Restui’ Kansil dan Mokodongan


Manado, ME

Nama Djouhari Kansil semakin kencang didengungkan sebagi figur potensial yang berpeluang meraih kemenangan di arena pemilihan kepala daerah (pilkada) Sulawesi Utara (Sulut). Jabatan Wakil Gubernur yang kini disandang dan dukungan penuh dari warga Nusa Utara, dianggap bisa jadi jaminan.

Potensi yang sama melekat pada sosok Siswa Rahmat Mokodongan. Putra Totabuan yang kini menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulut itu dianggap kans meraup suara signifikan jika ikut berlaga di arena perebutan Sulut 1/Sulut 2.

‘Kesempurnaan’ diyakini bakal melengkapi kesiapan kedua petarung ini jika ‘restu’ telah diberikan Sinyo Harry Sarundajang (SHS). Sayang, harapan itu ‘enggan’ dilepas Gubernur Sulut tersebut.

“Umur berapa mereka (Kansil dan Mokodongan) ?  Mereka masih muda-muda. Dorang musti hati-hati, kalau tidak sudah mau habis tu pegawai negeri,” seloroh SHS, merespon pertanyaan wartawan soal dukungannya bagi Kansil dan Mokodangan untuk maju di Pilgub.

Menurutnya, keputusan yang akan diambil Kansil dan Mokodongan akan berbuah ‘petaka’ bagi keduanya.

“Pangkat so tinggi-tinggi dorang. Mau brenti, cilaka. Nda ada pension,” tutur Gubernur yang akan segera mengahiri masa jabatannya, sembari melempar senyum tipis.

Diakui SHS, secara pribadi sesungguhnya ia memberikan dukungan bagi mereka.

“Kalau secara pribadi saya otomatis mendukung tapi dorang nda mau sto?” kunci SHS.

Diketahui, akhir pekan lalu Djouhari Kansil sendiri telah menegaskan kesiapannya untuk bertarung. Ia memastikan siap menderap langkah menuju kursi Sulut 1.

"Kalau ditanya soal kesiapan, tentu saya siap,” aku Kansil.

Namun ada kendala yang kini dihadapi putra Nusa Utara itu. Walau potensial meraup suara signifikan namun hingga kini belum ada satu pun partai yang meminangnya.

“Sejauh ini belum ada partai yang meminang. Saya juga belum bisa memastikan pasangan saya untuk tampil nanti,” ungkap Kansil.

Diakuinya, membangun komunikasi dengan partai politik yang akan mengusung sangat penting.

“Komunikasi saya dengan partai atau partai dengan saya sangat penting. Keduanya harus berjalan seiring,” jelasnya. (rikson karundeng)



Sponsors

Sponsors