Golkar Duetkan HJP-KDP


Amurang, ME

Kisruh yang masih membungkus tak menyurutkan langkah Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) untuk mematangkan langkah menapaki pesta demokrasi pemilihan kepala daerah di 7 Kabupaten/Kota serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur.

Rabu (15/4), Beringin Sulut versi Musyawarah Nasional (Munas) Bali mengelar pertemuan di salah satu restoran yang ada di Minahasa Selatan. Pertemuan ini merupakan lanjutan dari rapat pemantapan yang digelar di salah satu restoran di Tondano Sabtu akhir pekan lalu.

Kader dan pimpinan Golkar di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Sulut dan DPD II di 7 Kabupaten/Kota, hadir dalam rapat yang dipimpin Ketua DPD I Golkar Sulut versi Aburizal Bakrie, Stefanus Vreeke Runtu (SVR).

Hal menarik terkuak dalam pertemuan ini, Golkar mantapkan Hanny Joost Pajouw (HJP) untuk bertarung di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Manado. Sementara, nama Kristovorus Decky Palinggi (KDP) muncul sebagai pendamping HJP.

Sejumlah kader Beringin mengungkapkan, konstalasi politik di ibukota Provinsi Sulut yang semakin panas jelas akan membuat pertarungan nanti semakin ketat.

“Namun Golkar akan menyatu untuk memenangkan kedua kader ini dalam Pemilukada,” ujar mereka.

KDP sendiri, ketika diwawancarai awak media, dengan tegas menyatakan kesiapannya.

“Saya siap sekali untuk maju di Pilkada Manado mendampingi HJP,” tandas personil Fraksi Golkar di DPRD Sulut itu.

SVR sendiri menegaskan jika Golkar siap memenangkan Pilkada di Sulut, termasuk di Kota Manado.

“Pertemuan ini membicarakan hasil dari pertemuan yang lalu untuk ditindaklanjuti. Ini untuk menguatkan Golkar dalam menghadapi Pilkda di semua Kabupaten dan Kota di Sulut,” jelas SVR.

Demi memuluskan langkah meraih kemenangan, SVR mengakui jika Golkar membuka pintu koalisi bersama partai lain.

“Kami sedang mematangkan konsolidasi di setiap Kabupaten dan Kota. Untuk koalisi dengan partai lain, Golkar sangat terbuka,” kata mantan Bupati Minahasa dua periode itu.

Sebelumnya, SVR sempat menjelaskan jika pertemuan di Tondano akhir pekan lalu, DPD telah diberi kesempatan untuk menginventarisir nama-nama kader yang potensial untuk diusung.

DPD II nantinya akan mengajukan nama-nama yang berkembang.

“Jadi, dalam rapat tersebut baru meminta diusulkan nama-nama kader,” terang SVR.

Beringin Sulut kini telah menyiapkan mekanisme khusus untuk menjaring calon kepala daerah yang akan diusung dalam Pilkada. Yang pasti, metode survei tidak akan dilakukan.

“Prosesnya, Tingkat Satu dan Tingkat Dua usulkan nama-nama. Mana yang difinalkan, itu yang kita sodorkan. Jadi penjaringan diusulkan DPD II dan DPD I kemudian disodorkan ke pusat. Sementara tidak ada survei,” kata SVR.

Kader yang dinilai memiliki peluang terbesar untuk meraih kemenangan, pasti akan diusul untuk menjadi jagoan Beringin.

“Jadi dilihat hasil inventarisir kader dari partai dan melihat peluang-peluang kader yang mendapatkan dukungan dari rakyat,” paparnya. (joyke watania)



Sponsors

Sponsors