Foto: Yanny Ronny Tuuk. (Foto: Ist)
Tuuk Cs ‘Bayangi’ Olly
Manado, ME
Tensi penjabalan elite Bumi Nyiur Melambai, kian meninggi. Bukan hanya posisi Gubernur, kursi Wakil Gubernur (Wagub) pun tak lepas dari incaran partai politik. Termasuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Teranyar, sederet kader pentolan partai berlambang Banteng Moncong Putih, dikabarkan siap bersaing merebut posisi tersebut.
Dari sejumlah kandidat yang dinilai layak menduduki posisi orang nomor dua di jazirah utara Selebes, yakni Jantje Wowiling Sajow (JWS), James Sumendap dan Yanny Ronny Tuuk. Aktor-aktor utama dibalik kemenangan PDI-P dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) di daerah-daerah, berpeluang mendampingi ‘anak emas’ Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarno Putri yakni Olly Dondokambey untuk dipasangkan.
Namun, jika Olly yang kembali dipercayakan menjadi Bendahara Umum PDI-P ‘menolak’ berkarir di daerah, maka ke tiga sosok inilah yang memiliki kans terkuat dicalonkan sebagai kandidat Gubernur.
“Konsep itu bisa saja terjadi, asalkan Pak Olly tetap ditugaskan berkarir di level nasional. Kan, sangat disayangkan jika potensi Pak Olly yang cukup menjanjikan hanya dikaryakan di daerah. Namun, semuanya itu saya nilai tergantung dari Pak Olly dan Ibu Megawati,” ungkap pengamat politik dan hukum Rolly Toreh, SH.
Kalkulasi politik. JWS dinilai berpeluang sebab telah mencuri perhatian petinggi, pengurus dan kader PDI-P se-Indonesia, saat dipercayakan sebagai salah satu pimpinan sidang pada Kongres PDI-P di Bali. Posisi itu sangat strategis dan memiliki legitimasi bahwa JWS sudah diakui keberadannya. Selain itu, kiprahnya dalam memenangkan PDI-P dalam Pileg dan Pilpres lalu.
”Apalagi dalam proses memimpin sidang berhasil menghentar Megawati Soekarno Putri, kembali memimpin PDI-P. Itu sangat luar biasa dan sangat berkesan,” urainya.
Selain itu, posisi James Sumendap yang juga Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) tidak bisa dianggap remeh. Sumendap merupakan kader sejati PDI-P. Loyalitas dan kesetiaannya kepada PDI-P, sudah teruji.
”Itu kelebihan Pak Sumendap dari sosok lainnya. Dia kader militan dan memiliki prestasi gemilang karena membawa PDIP-P Mitra sebagai pemenang. Buktinya dia berhasil menjadi Bupati,” jelas Toreh.
Terpisah, jelang Pemilukada di Provinsi Sulut, posisi Ketua DPC PDIP Kabupaten Bolaang Mongondow, Yanny Ronny Tuuk STh MM, juga dielus masuk bursa Calon Wakil Gubernur (Cawagub), mewakili wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR).
Pengamat politik BMR, Lexi Kobandaha, mengatakan, Yanny Tuuk merupakan figur yang populer dan memiliki pengalaman di legislatif dan eksekutif.
“Kalau melihat kondisi yang ada, Yanny Tuuk layak mendampingi Olly Dondokambey, indikatornya Yanny berpengalaman di legislatif dan eksekutif. Dia juga sangat dekat dengan masyarakat,” jelas Lexi, Selasa (14/04).
Selain itu, lanjut Kobandaha, Ketua DPC PDI-P di Sulut yang memiliki prestasi mumpuni dalam membesarkan partai, salah satunya Yanny Tuuk.
“Bolmong mencatat sejarah baru, dominasi partai lain di parlemen, dipatahkan PDI-P. Saat PDI-P Bolmong dipimpin seorang Yanny Tuuk, kursi pimpinan DPRD dikuasai, termasuk alat kelengkapan di DPRD. Ini tentunya prestasi yang luar biasa bagi seorang pemimpin,” jelasnya.
Senada dengan Kobandaha, Khano Tantolawa, salah satu warga di Kecamatan Lolayan, mengatakan, dirinya siap memberi dukungan jika Yanny Tuuk akan mendampingi Olly Dondokambey pada ajang Pilgub Sulut.
“Pak Yanny orang yang sangat perhatian pada masyarakat. Figur yang berani ambil kebijakan jika berhubungan dengan kepentingan rakyat kecil,” tandas Tantolawa.(endar yahya)



































