Sederet Figur Potensial Siap Saingi Tetty
Pilkada Minsel Panas
Amurang, ME
Arena pertarungan perebutan kursi nomor satu di ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minahasa Selatan (Minsel) dipastikan berlangsung panas. Kans sang incumbent Tetty Paruntu yang belakangan disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk memenangkan pertarungan, diprediksi bakal tak mudah.
Hadirnya sederet figur potensial yang siap melakukan 'duel politik' di ajang lima tahunan ini akan menyulitkan ambisi Paruntu dalam merebut kembali tahta birokrasi Minsel.
Dari sekian banyak figur yang sudah menyatakan sikap, ada beberapa kandidat yang dinilai mampu meretakkan gading incumbent. Sebut saja, eks bupati Minsel tujuh tahun, Drs Ramoy Markus Luntungan (RML), anggota legislator gedung cengkih Sulawesi Utara (Sulut), Felly Estelita Runtuwene (FER), politisi senior Partai Demokrat yang juga ketua komisi I DPRD Minsel, Drs Sonny FransTandaju (SFT), saat ini berstatus incumben, Wakil Bupati Minsel, Jhon RM Sumual SE SH MSi (JOS), ketua fraksi PDI Perjuangan di DPRD Sulut, Frangky Wongkar SH serta pengusaha muda sukses yang juga saat ini dipercayakan menakhodai DPD II Golkar Minsel, Brilliant Charles SE.
Keenam nama ini dinilai sangat berpotensi melakukan perlawanan bagi incumbent Christiany Eugenia Paruntu SE. Hal ini sangat beralasan, karena jika dilihat dari berbagai sisi, figur-figur ini jelas memiliki basis massa yang jelas dan militan. Apalagi, posisi calon-calon ini dipastikan akan diusung sejumlah partai politik (parpol) besar.
"Peluang figur-figur tersebut jelas besar dan jelas akan menyeimbangkan arena politik. Apalagi ketika Tetty telah menyatakan sikap akan mengambil jalur independen di pesta akbar lima tahunan ini. Jadi terlalu dini untuk memprediksikan siapa yang berpeluang menjadi pemenangnya," tanggap pemerhati politik Minsel Marco Pesik SIP.
“Imbas dari pernyataan Tetty itu juga akan memupuskan komunikasi-komunikasi politik yang tengah dibangun beberapa partai politik (parpol) dengannya,” tambahnya.
Tak hanya itu, aroma "mistik" parpol juga diakuinya masih sangat sulit dipecahkan, apalagi di tanah Toar Lumimuut ini.
"Sampai saat ini belum ada yang mampu memecahkan "mitos", jika jalur independen (perseorangan, red) akan tampil sebagai jawara. Mungkin saja bisa, namun harus membutuhkan kerja keras. Namun memang sulit jika kerja keras tak diimbangin dengan totalitas," terang Pesik.
Di sisi lain, sejumlah parpol terus berbenah dan mempersiapkan diri untuk bertarung dalam Pilkada nanti. Seperti Partai Golkar yang dipastika dalam waktu dekat siap melakukan penjaringan calon usungan.
“Tinggal menunggu mandat dari DPP. Jika sudah ada, pasti akan langsung dijabarkan,” kata Plt Ketua DPD II Partai Golkar Minsel, Brilliant Charles SE belum lama ini.
"Yang pasti, partai golkar terbuka untuk umum, entah itu kader partai, luar partai bahkan non partai. Karena partai golkar merupakan partai yang profesional dan demokratis," tandas Charles.
Sementara kubu Demokrat juga akan segera melakukan penjaringan setelah berlangsungnya Rakernas Surabaya, tanggal 11 hingga 14 Mei mendatang.
“Selepas Rakernas penjaringan cabup akan segera dilakukan. Namun saat ini tim investigas partai sudah jalan. Sudah dibentuk tim tujuh dalam mengawal hasil keputusan nanti. Setidaknya tim tujuh ini akan menjadi acuan referensi," ujar Ketua DPC Partai Demokrat Minsel Jhon RM Sumual, yang juga digadang-gadang bakal tampil memperebutkan kursi nomor satu di Minsel. (revel maliangkay)



































