Foto: Walikota menyerakan bantuan kepada salah satu warga korban bencana alam lalu.
Walikota Salurkan Dana Bantuan Bencana Alam Tahap II
Alokasi dari APBD Manado 2015
Manado, ME
Penantian 5000-an warga korban bencana alam, banjir dan tanah longsor 15 Januari 2014 silam di Kota Manado, terbayar sudah. Kucuran dana segar sebesar 18 Miliar hasil pembiayaaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015 resmi disalurkan Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut, di Tribun Stadion Klabat, Kamis (9/4).
Pemerintah kota Manado dibawah Komando Walikota GSVL, panggilan akrabnya, menyalurkan dana bantuan tahap dua Rp3,6 juta bagi masing-masing Rumah Tangga yang tertimpa bencana. Dalam penyaluran tersebut, GSVL menyuarakan Instruksi tegas, agar tidak terjadi pemotongan dalam bentuk apapun.
“Saya mohon dan ingatkan kembali, tidak ada dana bantuan bencana Rp 3,6 juta ini yang di potong-potong dengan alasan apapun. Mari warga laporkan jika ada aparat yang minta-minta atau dengan modus sukarela, semua itu tak dibenarkan karena dana bantuan ini murni untuk membantu warga yang tertimpa musibah lalu,” tegas GSVL.
Walikota GSVL berharap, seluruh warga penerima bantuan supaya dapat menggunakan dan memanfaatkan sebaik mungkin dana segar tersebut. GSVL pun berpesan agar warga menghindari gaya hidup konsumtif.
“Jangan hanya di pakai berfoya-foya, tapi gunakan untuk keperluan keluarga yang dirasakan sangat penting seperti keperluan anak untuk sekolah dan sebagainya," saran orang nomor satu di Manado yang juga Ketua Asosiasi Walikota se Indonesia ini.
Sementara itu, sejumlah warga mengapresiasi kerja keras Sang Walikota atas perjuangannya untuk penyaluran dana bantuan bencana alam yang bersumber dari APBD Manado.
"Memang luar biasa perhatian besar Pak Walikota Vicky, kalo so ba janji pasti ditepati apalagi for warga korban bencana di Kota Manado. Torang sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan doi Rp 3,6 juta, ini sangat membantu pa torang samua. Terus mengabdi dan lanjutkan Om Vicky, torang warga masih suka dengan sosok pemimpin birokrat yang handal, kalo yang laeng pasti cuma banyak Sogatal alias Sorga Talinga. So banyak program unggulan yang dilahirkan Om Vicky, maju trus torang pasti di belakang," ungkap Sudaryanto Karim dan Hein Karundeng warga di Kecamatan Tuminting dan Paal Dua berapi-api penuh semangat.
Sebelumnya, pada akhir bulan Desember 2014 lalu bantuan bencana banjir sebesar Rp. 3,6 Juta untuk setiap Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya terendam air, sejumlah 10 Ribu KK yang terdata telah disalurkan semuanya dengan total yang dianggarkan pada APBD Perubahan (APBDP) Pemkot Manado Tahun 2014 sebesar 36 M. Kala itu, masih ada warga tertimpa bencana mengeluhkan mereka belum menerima bantuan.
Akhirnya GSVL, sebutan akrab Walikota Manado ini, mengupayakan melakukan penambahan dana bagi warganya.
Upaya GSVL untuk menganggarkan bantuan bencana tahap dua sekitar 5 Ribuan KK yang belum mendapatkan pada 2014 lalu, mendapat persetujuan dari DPRD Kota Manado untuk dianggarkan dalam APBD 2015 Kota Manado sebesar 18 M lebih untuk disalurkan.
Sementara itu, hari ini rencananya Walikota akan menyerahkan bantuan bencana kepada warga korban bencana yang belum menerima. Tak berhenti sampai disitu, Walikota terus memperjuangkan bantuan dari pemerintah pusat agar terealisasi.
”Esok (hari ini,red) pak Walikota GSVL akan ke Jakarta untuk memperjuangkan bantuan bencana yang pernah dijanjikan pemerintah pusat,” kata Kabag Humas dan Protokoler Franky Mocodompis S.Sos kepada manadoexpress.co.(harjunata kalalo)



































