Dispar Gandeng DPRD Pelajari Pengembangan Pariwisata di Bali


Bolaang Uki, ME

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menggandeng Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk mempelajari pengembangan sektor pariwisata di Pulau Dewata, Bali, selama tiga hari.

Walaupun masih daerah baru, Bolsel memiliki potensi pariwisata khususnya ekowisata taman bawah lautnya berpotensi untuk dikembangkan.

Menurut keterangan Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Masni Pomo, dipilihnya Bali karena sektor pariwisata menjadi unggulan dan menjadi salah satu destinasi dunia.

"Kita pelajari bagaimana pola pengembangan pariwisatanya serta regulasinya," jelas Pomo kemarin.

Hal senada dikatakan Wakil Ketua DPRD, Fadly Toliabu. DPRD sebagai lembaga legislatif tentu punya peran dalam menunjang pengembangan dunia pariwisata Bolsel.

"Regulasi, perda dan anggarannya tentu menjadi domain kita," tutur Toliabu serius.

Lanjutnya, kehadiran lintas komisi bersama-sama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tentu secara bersama-sama antara eksekutif dan legislatif dalam rangka pengembangan sektor pariwisata. Ada tiga stakeholder yang berperan, diantaranya, swasta, masyarakat dan pemerintah.

"Hasilnya nanti akan kita bahas kemudian kita sampaikan ke Dinas Pariwisata," tandas Sukri Adam.

Sasaran studi banding adalah Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan Kota Denpasar.

Sementara itu Sekretaris Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayung menjelaskan dalam pemgembangan dunia pariwisata yang yang terpenting dilakukan adalah interaksi, akses, amitif services, dan akselerasi.

"Itu yang harus dilakukan, sehingga daya saingnya bisa meningkat dengan sendirinya wisatan akan berbondong-bondong datang," jelas Pemayung.
(Eskolano)



Sponsors

Sponsors