Charles: Tetty Harus Bijaksana


Amurang, ME

Pernyataan Wakil Ketua DPD PDIP Sulut Steven Kandouw yang mendukung seratus persen Tetty Paruntu dan Frangky Wongkar untuk diduetkan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mendapat tanggapan Briliant Charles.

Sebagai pemegang mandat Ketua DPD II Golkar Minsel, dia mengatakan Tetty Paruntu harus bijaksana. Dalam menetukan pilihan harus memikirkan teritorial. Memilih Frangky Wongkar sebagai pasangan otomatis pendukungnya hanya sebatas wilayah Amurang.

"Golkar berharap mengambil pasangan keterwakilan dari Minsela (Minahasa Selatan Atas) karena bisa menguntungkan," kata Charles saat dihubungi manadoexpress.co, Rabu (1/4).

Dia menjelaskan ada baiknya Tetty jangan bermain dirana yang seperti itu. Karena Golkar yang sekarang masih menunggu petunjuk DPP apa Tetty sebentar akan diusung sebagai calon bupati. Tapi itu juga belum pasti apakah Tetty yang akan diusung karena bisa saja DPP menunjuk orang lain.

"Kalau untuk pasangan, dari Golkar sendiri belum memastikan. Karena sebagai partai pemenang Pemilu di Minsel, kita juga berharap masih melihat figur potensial yang lain," jelasnya.

Kalaupun nantinya terjadi koalisi dengan PDIP, dia lebih memilih keterwakilan dari dari Minsela. Menurutnya Steven Lumowa lebih pas menjadi wakil Tetty karena ada unsur keterwakilan. Kalau Tetty berpasangan dengan Frangky Wongkar, Golkar belum tentu mengusung Tetty.

"Jika ada kesepakatan dengan PDIP, pasangan golkar nanti harus keterwakilan dari Minsela. Karena keterwakilan Minsela lebih arif dan bijaksana supaya tidak ada isu yang berkembang kenapa hanya Amurang dan Amurang," terangnya.

Tapi dia mengungkapkan, saat ini Golkar belum menetukan sikap. Kalau selama ini Tetty sudah menghadap Agung Laksono itu berarti Tetty sudah menerima kubu Agung Laksono. Untuk sikap Partai Golkar Minsel belum ada penetapan calon bupati.

"Sampai hari ini belum ada calon bupati dari kami. Saat ini kalau Tetty jalan bilang dia dari Golkar berarti itu Golkar kubu ARB. Tapi kalau dari versi Agung Laksono, Golkar sah dimata pemerintah, belum memiliki calon," ungkapnya.

Kedepan siapa yang ditetapkan DPP, dialah yang akan diusung partai Golkar. Dia mengatakan sudah berkoordinasi dengan DPP dan mempersiapkan calon yang akan diusung dengan memakai asas demokrasi.

"Dalam menjaring calon buapti, Partai Golkar membuka pendaftaran yang seluas-luasnya bagi seluruh simpatisan partai, orang partai atau dari pemerintahan yang mau memberi diri untuk membangun Minsel," katanya.

Berbicara soal koalisi dia memaparkan belum ada wacana kearah itu. Hal tersebut menurut dia masih terlalu jauh karena penetapan calon belum ada. Begitu juga berkoalisi dengan siapa juga belum tahu. PDIP yang dikait-kaitkan juga dengan Golkar belum pernah datang ke DPP dan DPD I.

"Kita belum tertarik untuk Koalisi. Kalau Steven Kandouw yakin seratus persen Tetty akan koalisi. Ketua DPD I Elly Lasut mengatakan bahwa Partai Golkar belum berpikir ke arah koalisi, tapi lebih pada pembentukan internal partai," paparnya.

"Jadi koalisi itu akan terjadi ketika sudah ada kesepakatan di dalam partai. Golkar belum berpikir ke arah koalisi. Jadi kami menepis pernyataan dari Steven Kandouw karena tahapan juga belum ada," tandasnya. (Jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors