Foto: Lambang Pemkab Bolmut.
Perangkat Desa se-Bolmut Ancam Tolak Pemerintah
Boroko, ME
Stabilitas tata pemerintahan di Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terusik. Perangkat desa sebagai garda terbawah pemerintah mengumandangkan mosi tak percaya ke pengayom tertinggi daerah. Di balik semangat dan pengorbanan tenaga, pikiran dan materi, untuk menyukseskan kabupaten Jujur, Unggul, Adil dan Sejahtera (JUARA), yang menjadi program pasangan Bupati Drs Depri Pontoh dan Wakil Bupati Suriansyah Korompot (DP-SYAH), ternyata terpendam ketidakpuasan dari para perangkat desa se-Bolmut.
Pasalnya, selama tiga bulan sejak Januari hingga Maret pengorbanan mereka tidak disertai dengan niat tulus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut, untuk segera mencairkan Tunjangan Penghasilan Aparat Pemerintah Desa (TPAPD), yang notabene telah dianggarkan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015.
Padahal, pada tahun sebelumnya para Sangadi maupun aparat desa paling lambat dua bulan mereka telah menerima TPAPD.
“Kami ini bukan sapi perah. Kami sudah dituntut untuk dapat melayani masyarakat serta menyukseskan program Pemkab Bolmut. Namun hingga kini, nasib kami tidak diperhatikan, padahal tahun sebelumnya kondisi seperti ini kami alami paling lama dua bulan,” terang sejumlah Sangadi di Bolmut yang enggan disebutkan namanya.
Akibat kondisi seperti ini, mereka mengancam tidak akan lagi fokus untuk melayani masyarakat maupun menyukseskan program Pemkab Bolmut.
“Kami punya keluarga yang butuh biaya hidup. Jika hal seperti ini biarkan begitu saja, maka jelas kami akan mencari pekerjaan lain yang bisa menghidupi keluarga kami, Dan kami akan menyerahkan seluruh pekerjaan di desa kepada Pemkab Bolmut,” ujar mereka lagi.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan (BPMPD) Bolmut Halifaks Olii, melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa Abdul Muis Suratinoyo SH, menyatakan, keterlambatan pembayaran TPAPD ini disebabkan adanya keterlambatan pengajuan Surat Keputusan (SK) yang diajukan oleh dua desa yang ada di Bolmut. Namun demikian, dia memastikan jika pembayarannya akan segera dilakukan pada pekan ini.
Hal ini sebagaimana kesepakatan bersama antara BPMPD, DPPKAD serta Bank yang ditunjuk oleh Pemkab Bolmut, untuk membayarkan TPAPD.
“Semua telah selesai dan dipastikan dalam 1 atau 2 hari ini, akan dilakukan pembayaran TPAPD sebagaimana mestinya,” pungkas mantan Kabag Humas Pemkab Bolmut ini. (nanang kasim)



































