Astaga! Paman Tega Cabuli Ponakan Sendiri


Manado, ME

Kasus Cabul kembali terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). SP (16) warga Desa Raanan Baru Kecamatan Motoling harus harus menerima perlakukan tidak senonoh oleh Stanly (SK) warga yang sama yang tak lain pamannya sendiri.

Paman yang dia anggap sebagai pelindung tega melakukan perlakuan tidak mengenakan pada dirinya. Korban yang baru saja pindah dari Jakarta pada pertengahan bulan oktober tahun lalu ini berharap mendapat sambutan yang baik dari Keluarga.

Tapi apa yang dia impikan bertolak belakang dengan apa yang dia harapkan. Bukannya menerima perlakuan baik, malah korban mendapat pelecehan cabul selama 4 bulan oleh sang paman.

Kepada manadoexpress.co, SP menceritakan kisah pilu yang dialaminya. Perlakuan pamannya dilakukan sejak pertengahan bulan November tahun 2014 dan berlanjut sampai pertengahan bulan Maret 2015.

Dia mengaku pelecehan yang dilakukan pamannya memang hanya sebatas meraba daerah sensitifnya. Pada malam hari setiap ada kesempatan pamannya melakukan aksinya. Hal ini membuat korban tidak tahan dan melarikan diri dari rumah.

"Kita lari dari rumah lantaran so nda tahan dia ja beking bagitu pa kita. So banya kali dia melakukan pelecehan pa kita, so nda dapa reken," ujar remaja cantik ini saat mendatangi Polres Minsel melaporkan apa yang dialaminya, Senin (30/3).

"Kita tako kalo terjadi hal yang lebe dari ini. Apalagi dia mengancam agar tidak melaporkan pa kita pe keluarga. Kita lari dari rumah karna kita tako," terangnya lagi.

Dia mengungkapkan, hal ini sebenarnya sudah disampaikan pada orang tua. Namun apa yang dia sampaikan justru tidak dipercaya orang tuanya.

"Kita so bilang pa kita pe orang tua, mar dorang bilang cuma kita pe akal-akalan," akunya. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors