Foto: Hengki Kawalo. (foto: ist)
Calon di Pilwako Manado Baru PDIP
Manado, ME
Baru PDIP Manado yang terang-terangan memunculkan calon walikota dan wakil walikota lewat masing-masing Pimpinan Anak Cabang (PAC) beberapa waktu lalu. Calon banyak sudah ada tapi pernyataan sikap ikut partai mana belum 100 persen.
"Kami sangat mendukung sikap PAC yang memunculkan dua kader internal untuk maju," kata salah satu kader PDIP di DPRD Manado, Hengki Kawalo, Minggu (29/3).
Usulan mereka, ujar Kawalo, merupakan persetujuan dari kader akar rumput dan pantas diberi dukungan sembari tetap menunggu perkembangan.
Kawalo yang juga Sekretaris Komisi A DPRD Manado bertutur, mekanisme pun berlaku kalau persetujuan akan mengalir dengan tahapan di bawah dulu ke tingkat Sulut, baru ke pusat.
Setelah dari pusat tersampaikan atau pihak DPP maka mereka akan membuat rekomendasi. Kita tunggu saja keputusannya melihat juga tahapan dalam Peraturan KPU nanti.
Terkait hal itu, Pemerhati Politik dan Pemerintahan, Taufik Tumbelaka berpendapat, dalam bulan April dipastikan deklarasi sudah kelihatan dari calon lain pula.
"Memang praktis baru PDIP saja yang lewat persetujuan PAC mereka menyatakan usulan ke Richard Sualang-Tonny Rawung. Dari lain belum nyata," kata Tumbelaka.
Sementara itu, panasnya porsi partai untuk menentukan yang akan dipinang jadi perbincangan serius warga di Kota Manado.
Menurut Tumbelaka sendiri, itu bentuk fenomena politis yang pantas dipantau warga mengingat perhelatan pilwako kian dekat saja.
Senada disampaikan, pengamat lainnya Terry Umboh, kalau setiap partai sepertinya masih saling melirik calon mereka untuk diusung. Katanya lagi, banyak perbandingan dari tiap partai menentukan calon agar tidak asal membuang dana dan hati mereka.
"Perlu diingat pula, kalau potensi calon di Manado terus tumbuh dan berkembang. Warga perlu pandai menerjemahkan jangan sampai gampang dielus salah calon atau partai," tuturnya menghimbau tegas. (devy kumaat)



































