Foto: Hi Herson Mayulu. (Foto: Ist)
H2M Sakti, Kompetitor 'Ciut'
Bolaang Uki, ME
Popularitas dan kualitas Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Hi Herson Mayulu, SIP sukses 'meng-hipnotis' warga. Tak ayal, pesta demokrasi di Molibagu dan sekitarnya yang rencananya digelar Desember mendatang, diprediksi hanya ceremoni birokrasi untuk menahbiskan kembali H2M sapaan Mayulu kembali menahkodai daerah itu kedua kalinya. Penantang lain, seolah ciut dan tak mampu menguji nyali masuk arena.
Hal ini seolah dipertegas dengan dukungan hampir semua partai politik penyumbang legislator di DPRD Bolsel. Kecuali Partai Demokrat.
Akibatnya, konstalasi dukungan partai politik peraih kursi di DPRD Bolsel untuk calon Bupati jelang awal Desember mendatang, menarik disimak.
Berdasarkan analisis Ketua LSM Masjid Indonesia, Zainal Van Gobel, kalau Demokrat tidak jeli, kemungkinan tak bisa mengusung calon. Pasalnya, dari tujuh pertai peraih kursi di DPRD, enam Parpol yang sudah menyatakan dukungan ke PDIP dan Mayulu untuk dicalonkan dalam Pilkada.
“Pengamatan saya, justru Demokrat yang tak pro aktif menggalang dukungan dan kelihatan memang tak serius,” jelas Zainal.
Lanjutnya, kekuatan H2M selain secara politik sudah di atas angin karena berdasarkan data yang ada, Gerindra menyatakan dukungan ke H2M, sebelumnya juga, Hanura, PPP, PAN dan Golkar sudah merapat ke H2M.
“Tentu ini sangat menguntungkan bagi H2M,” tambahnya.
Disatu sisi, dikuatirkan kalau mayoritas mendukung H2M, bisa saja calonnya hanya satu.
“Kalau ini terjadi tentu berbahaya bagi H2M tapi saya kira beliau sudah memikirkan langkah antisipatif,” terang Zainal.
Sementara itu, H2M, saat dimintai komentarnya mengatakan, langkah politik menggalang dukungan gencar dilakukan.
“Langkah politik kita memang harus dinamis untuk memikirkan jauh kedepan,” jelas Papa Ven, sapaan akrabnya.
Sehingga, wajar saja kalau dukungan sejumlah Parpol mengalir ke kubunya. Seperti diketahui, PDI-P sudah bisa mengusung calon sendiri karena memperoleh delapan kursi di DPRD. Sementara, Golkar harus mendapat tambahan satu kursi untuk bisa mencapai 20 persen peroleh kursi DPRD.
Hal yang sama dengan, Hanura dan PAN, masing-masing hanya dua kursi perlu tambahan dua kursi lagi. PPP dan Gerinda sama-sama punya satu kursi. Sedangkan Demokrat sama seperti Golkar, tiga kursi.
“Kalau tersisa Demokrat, cikal bakal jadi penonton,” tandas Zainal. (stanly kakunsi)



































