Ekonomi Rakyat Kian Lesu

APBD Bolmut Jalan di Tempat


Boroko, ME

Belum direalisasikannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015 terlebih khusus pada proyek pembangunan yang ada di Bolmut membuat perekonomian masyarakat kian terpuruk. Dari pantauan media ini di sejumlah pasar tradisional nampak terlihat sepi. Akibatnya banyak para pedagang yang hanya bertopang dagu menunggu para pembeli.

“Memang satu bulan terakhir ini kami sebagai para pedagang merasa rugi sebab banyak dagangan kami yang tidak terjual sementara biaya operasional cukup tinggi, kalaupun ada yang belanja hanya dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) saja,” ujar sejumlah pedagang pasar Boroko.

Menanggapi masalah tersebut, salah satu pemerhati ekonomi Bolmut Yambat Pontoh SE menyatakan, jika apa yang dirasakan oleh para pelaku ekonomi tersebut sangat beralasan, sebab selama ini perekonomian Bolmut hanya digerakan oleh realisasi APBD.

“Wajar jika para pedagang merasa sepi dan banyak dagangan mereka tidak terjual, sebab jelang berakhirnya triwulan I realisasi APBD tahun 2015 ini terlebih khusus pada investasi proyek pembangunan belum juga direalisasikan,” terang Yambat.

Lebih jauh Sekrearis BKPRMI Bolmut ini berharap agar, bupati segera mengambil sikap tegas jika memang ingin mewujudkan masyarakat yang Jujur, Adil, Unggul dan Sejahtera (JUARA).

“Kalau ingin masyarakat sejahtera mau tidak mau APBD harus direalisasikan, tidak hanya itu keadaan yang dari tahun ke tahun ini seharusnya menjadi perhatian dengan menggandeng para investor lain sehingga ketergantungan kepada APBD ini tidak memperihatinkan,” harapnya.(nanang kasim)



Sponsors

Sponsors