MANUVER PERINDO


Manado, ME

Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mulai goyang tanah Nyiur Melambai. Reinkarnasi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Perindo itu kini semakin masif menancapkan kuku hingga ke tingkat Lingkungan. Para politisi ‘besar’ mulai dibidik. Komunikasi bersama sederet petahana semakin ‘span’, tuk menyatukan irama langkah menuju perebutan kursi kepala daerah. Aksi itu merubah konstelasi politik Sulawesi Utara (Sulut) cukup signifikan.

Sepak terjang Partai Perindo mulai menimbulkan kekhawatiran sejumlah lawan. Mengusung program sosial, membuat partai besutan Harry Tanoesoedibjo, salah satu ‘bos’ media nasional ini, kian bersinar. Pekan lalu, rapat koordinasi dan akselerasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sulut, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dari 15 Kabupaten/Kota se-Sulut, telah diperagakan di Grand Kawanua International City (GKIC) Novotel.

Eksistensi Partai Perindo di Sulut, akan menjadi perhatian publik. Alasan mendasar, partai ini bukan hanya konsen pada dunia politik, tapi akan menanamkan jiwa entreprenuer pada setiap anggota partai.

"Prinsipnya Partai Perindo hadir bukan hanya untuk memberikan pendidikan politik tapi juga akan merambah dunia entrepreneur. Agar setiap anggota partai mampu mengembangkan bisnis yang dirasa bisa dikembangkan. Dan bisnis tersebut bisa langsung diconnecting dengan pusat sehingga akan diberikan masukan untuk kemajuannya," jelas Ketua DPW Partai Perindo Sulut, Piet Luntungan, saat diwawancarai, Minggu (29/3).

Banyak pengusaha di Sulut yang siap bergabung dengan Perindo karena connecting bisnis seperti ini. "Sebagai partai yang baru, kami akan menggunakan sistem rekrutmen yang berbeda dengan partai lain. Keanggotaan Perindo akan ditempah di Jakarta sehingga memiliki komitmen untuk mensejahterakan rakyat. Konsolidasi di semua aras lingkup mulai dari desa, kecamatan, kabupaten/kota sampai provinsi akan dijalankan," lanjut legislator Minut periode 2009-2014 ini.


DORONG KANDIDAT INDEPENDEN DI PILKADA
Walau belum menjadi petarung ‘sah’ dalam ajang pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Sulut tahun 2015, Perindo akan ikut menunjukkan tajinya. Target telah dipatok. Partai Perindo akan buat kejutan dengan mendukung calon tertentu.

"Menghadapi Pilkada 2015 ini, memang Partai Perindo belum bisa mengusung calon tapi akan menjalankan strategi politik dengan memberikan dukungan kepada calon tertentu sesuai dengan komitmen dan kriteria yang disiapkan," ungkap Ketua DPW Partai Perindo Sulut, Piet Luntungan.

"Setiap partai tentunya memiliki target-target tertentu, apalagi menghadapi momen Pilkada seperti  sekarang ini. Pastinya Perindo sudah menyiapkan strategi khusus," tambahnya.

Untuk bisa bersaing dalam Pilkada nantinya, Perindo akan mencari sosok yang memiliki kemampuan dan integritas yang mumpuni, untuk bisa ikut melalui jalur indepeden. Tak hanya itu, Perindo juga mencari sosok muda yang ingin belajar dan berkembang dalam dunia politik.

"Yang paling utama dia harus bisa menyerap dan menyalurkan aspirasi rakyat. Itu yang utama. Sosok muda, memiliki integritas dan kapabilitas adalah faktor pendukung bagi sosok pemimpin yang diidamkan rakyat," lugas Luntungan.

Tak hanya di ajang Pilkada Sulut, Perindo kini memasang kuda-kuda di sejumlah Kabupaten/Kota yang akan menghelat pesta demokrasi. Di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) misalnya, Perindo optimis akan ‘berbicara lebih’ saat Pilkada nanti.

"Perindo belum bisa menyatakan dukungan akan bergabung dengan siapa tapi sudah ada komunikasi politik yang dibangun. Intinya sebagai partai baru, Perindo akan tahu menempati diri dan menjalankan strategi politik sesuai amanat pusat. Ini juga bagian dari usaha menjaga eksistensi Partai Perindo di waktu-waktu mendatang," beber Ketua DPD Partai Perindo Minut, Nancy Worung.

"Kita lihat saja nanti, apa dan bagaimana terobosan yang akan dilakukan Partai Perindo Minut saat Pilkada 2015 ini," pungkas legislator Minut 2009-2014 ini.


BANGUN KOMUNIKASI BERSAMA SEJUMLAH POLITISI SULUT
Penetrasi Partai Perindo telah menusuk hingga ke tokoh-tokoh ‘kunci’ sejumlah partai besar yang kini eksis di Sulut. Komunikasi hingga pernyataan dukungan secara resmi ke sejumlah politisi pun telah dilontarkan ke publik.

Fakta menarik diungkapkan Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen)  Perindo, Hendrik Kawilarang Luntungan. Dipastikan, Perindo akan mendorong kader-kader terbaiknya maju melalui jalur independen. Selain itu, arus dukungan juga akan dipompa menuju kandidat tertentu.

Dalam kapasitas sebagai Wasekjen Perindo, ia pernah bertemu dengan Ketua DPD Partai Demokrat Sulut, GS Vicky Lumentut. Sayang, pria yang juga sering dipanggil Rully ini enggan membeberkan hasil perbincangan dia dengan Walikota Manado tersebut.

“Perindo pastinya akan berpartisipasi di Pilkada serentak di Sulut, termasuk di Pilwako Manado, dengan ikut mendukung figur-figur yang dinilai layak diusung dan disukai masyarakat,” aku Luntungan akhir pekan lalu.

Pernyataan mengejutkan lain diungkap pengusaha nasional itu. Perindo mendorong birokrat berprestasi seperti Ramoy Markus Luntungan untuk maju di Pilwako Bitung.

“Tentu maju melalui jalur independen dan didukung penuh oleh mesin Partai Perindo,'' ujar HKL, sapaan akrabnya.

Kekuatan figur RML, sapaan akrab Ramoy Markus Luntungan, di Kota Bitung tak diragukan lagi. ''Lalu dia (RML) hanya kalah sedikit dengan incumbent (Hanny Sondakh), yang di Pilwako Bitung kali ini sesuai ketentuan tak bisa maju lagi,'' kata Luntungan menganalisa.

Perindo juga akan mendorong Petrus 'Piet' Luntungan untuk maju di Pemilihan Bupati Minut. ''Kami (Perindo) juga akan mengusung calon melalui jalur independen dan mendukung figur yang punya integritas, memiliki integritas baik di Pilkada serentak ini,'' tegasnya.

“Partai Perindo nantinya akan memberi dukungan dalam bentuk dana atau informasi media kepada calon independen yang dianggap layak lewat sebuah komitmen bersama,” terang Ketua DPD Partai Perindo  Manado, Janni Kopalit.

Komunikasi dengan sejumlah tokoh, seperti Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Landjar, juga telah dilakukan. Kekuatan Perindo dipastikan akan mendorong Eang, sapaan akrab Landjar, untuk mempertahankan kursi Boltim 1.

Fakta menarik lain juga sempat diungkap pengurus Partai Perindo Sulut. Beberapa poitisi dari sejumlah partai besar lain, sudah mulai merapat. Beberapa di antaranya bahkan sudah menyatakan ketertarikannya dan siap bergabung untuk memperkuat barisan Perindo Sulut.


MATANGKAN KEPENGURUSAN HINGGA TINGKAT LINGKUNGAN
Untuk mewujudkan visi-misi dan ‘mimpi’ besar di Sulut, saat ini Partai Perindo terus memperkuat basis massa dengan mematangkan pengurus dan dukungan di tingkat Desa dan Lingkungan. Hal itu dijelaskan Wasekjen Partai Perindo, Hendrik Kawilarang Luntungan. ''Itu yang menjadi fokus kita saat ini,'' tandas Luntungan.

“Target saat ini, pembentukan struktur partai yang sesuai rapat konsolidasi. Konsolidasi tingkat Manado sudah dilakukan, tingkat Kecamatan ada 11 DPC. Target capaian, rampung Maret ini,” papar Ketua DPD Perindo  Manado, Janni Kopalit.

“Konsolidasi Kelurahan atau Ranting untuk 87 Kelurahan, waktu pembentukan di bulan April-Mei. Konsolidasi tingkat Lingkungan guna persiapan Pemilu dalam mengisi TPS-TPS nanti juga,” sambungnya.

Kerja keras dan kerja cerdas dimainkan pengurus DPD Perindo untuk memperkuat basis. Daya tarik Perindo digaungkan untuk memikat masyarakat.

“Sejak mendeklarasikan sebagai sebuah partai, Partai Perindo melakukan berbagai pembenahan. Selain memperkuat sistem Teknologi Informasi. Partai Perindo juga berfokus pada pembangunan SDM yang handal,” terang pengurus Partai Perindo Sitaro, Edron Bawotong.

Perekrutan calon pengurus, menarik masyarakat serta eksekusi program di daerah sangatlah penting.

“Sekarang ini kami sementara melakukan konsolidasi ke kampung-kampung, Kelurahan dan nantinya hingga tingkat Kecamatan. Mereka yang nantinya akan direkrut menjadi pengurus DPC di Sitaro adalah orang-orang yang punya hati untuk berkembang dan menjadikan Perindo sebagai partai pemenang,” tegas Bawotong yang juga mantan anggota DPRD Sitaro ini.

“Di Sitaro, sudah ada beberapa nama yang masuk, namun akan disaring sebaik-baiknya,” kunci Bawotong.

Di Kota Tomohon, gerakan perekrutan anggota, kian masif dilakukan. Target mencapai tiap Lingkungan, sudah digencarkan. ”Semua itu guna mewujudkan target seperti yang sudah ditetapkan DPP Perindo bagi DPW dan DPD hingga DPC,” urai Recky Runtu, Ketua DPD Perindo Kota Tomohon.

”Untuk Kota Tomohon, kami giat merekrut kader. Selain itu, sementara melengkapi jajaran pengurus partai. Kami mengapresiasi niat masyarakat Tomohon yang begitu antusias menyatakan diri bergabung bersama partai ini,” koarnya.

Partai Perindo optimis menang dalam Pemilu 2019. Alasannya, Partai Perindo akan menyentuh masyarakat lewat program-program sosial, yang langsung bersinggungan dengan kepentingan banyak orang.

”Satu keistimewaan partai ini. Dalam merekrut anggota, kami berupaya menjadikan mereka sebagai wiraswasta muda. Dengan harapan, ketika mereka mapan, maka kesejahtraan mereka meningkat. Dengan begitu, banyak yang akan mereka buat bagi masyarakat. Pasti ada program-program seperti itu. Terutama, gerakan sosial dalam penanggulangan bencana,” cerocosnya.


OPTIMIS DULANG 30 PERSEN SUARA DI 2019
DPW Partai Perindo Sulut menargetkan meraih 30 persen suara pada Pemilu 2019 nanti. Target itu bukan hal mustahil bagi Partai Perindo.

"Buktinya saja, Partai Perindo saat ini sudah merata memiliki susunan pengurusan DPD di Sulut dan DPC di 15 Kabupaten/Kota di Sulut," tutur Piet Ketua DPW Partai Perindo Provinsi Sulut, Piet Luntungan, belum lama ini.

Hal ini, di luar dugaan. Sebab, Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo yang menargetkan kepengurusan Partai Perindo di Sulut rampung Juni 2015.

"Jadi, jika kami targetkan 30 persen di Sulut, tentunya kami juga harus menang 30 persen di Kabupaten/Kota di Sulut," jelas Luntungan.

Animo masyarakat yang sangat tinggi terhadap Partai Perindo terlihat di sejumlah Kabupaten/Kota.

"Bagi kami ini sudah hal yang luar biasa. Pasalnya baru sebulan saja, Partai Perindo mampu menguasai dua wilayah di Sulut. Minut dan Bitung. Artinya, kita sudah membaca, bagaimana Partai Perindo di Sulut satu tahun ke depan. Apalagi pada Pemilu 2019 mendatang," urai Luntungan optimis.

Pengurus DPD, DPC, hingga kader begitu militan. Hal itu disebabkan Partai Perindo dibangun menjadi partai modern, partai kader.

"Sehingga, tupoksi partai politik sebagai pilar demokrasi mendidik kadernya menjadi pemimpin yang hebat dan bersih." (tim me/sdo/trb)



Sponsors

Sponsors