Foto: Suasana kegiatan workshop.
Predikat Sulut Sebagai Daerah Surplus Perdagangan Terjaga
Manado, ME
Masyarakat dan pihak swasta merupakan mitra pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan di Sulawesi Utara (Sulut). Dengan bantuan masyarakat dan pihak swasta sektor perekonomian di Sulut berjalan secara optimal.
“Hasil signifikan itu diperoleh baik dari sektor jasa, penyerapan tenaga kerja, pengentasan kemiskinan, pelayanan umum, peningkatan kesejahteraan rakyat dan daya saing daerah,” papar Sekretaris Provinsi Sulut, Ir Siswa Rachmat Mokodongan kala membuka kegiatan workshop Pengembangan Potensi Ekonomi Daerah Dalam Menunjang Peningkatan Ekspor Guna Memperkuat Ekonomi Nasional, di ruang rapat CJ Rantung kantor gubernur.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), transaksi perdagangan Sulut Januari sampai November 2014 telah membukukan surplus sebesar USD 972,22 juta. “Hasil itu mempertahankan predikat Sulut sebagai daerah yang selalu mencatat surplus perdagangan. Sebab nilai ekspor meningkat tiap bulannya,” terang Mokodongan dalam kegiatan yang diprakarsai oleh kementrian koordinator perekonomian RI itu.
Kinerja ekspor Sulut sendiri tetap bergantung pada sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan. Untuk itu Sekprov berharap agar pihak pemprov sulut dan kementrian perekonomian bisa saling berbagi informasi dan saling memotivasi untuk mendorong dan menggalakkan upaya pemantapan aktivitas ekonomi daerah. “Khususnya sektor industri dan perdagangan serta investasi dalam kerangka pemantapan fondasi percepatan pencapaian visi pembangunan daerah,” tandas salah satu putra terbaik Totabuan dalam acara yang dihadiri oleh segenap stakeholder terkait. (aldy rorong)



































