Badan Litbang Remajakan Kelapa Unggul di Sulut


Manado, ME

Kepala Badan Litbang Pertanian Departemen Pertanian RI Prof Dr Haryono mengatakan, untuk mempertahankan Provinsi Sulut sebagai daerah Nyiur Melambai, maka Badan Litbang Pertanian akan melakukan peremajaan kelapa melalui pembibitan kelapa unggul di Sulut.

Hal itu dikatakan Prof Haryono saat diterima Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil MPd dan Sekrpov Ir Siswa R Mokodongan di ruang kerja Wagub, Rabu (25/3).

Kegiatan ini merurut Haryono merupakan tindaklanjut dari program kebijakan Pemerintahan Presiden Jokowi untuk meningkatkan produksi komoditi pertanian termasuk kelapa.

"Karena Provinsi Sulut sebagai daerah penghasil kelapa terbesar di Indonesia, sudah barang tentu upaya-upaya peningkatkan kualitas produksi harus segera dilakukan salah satunya  melalui peremajaan, karena pohon kelapa sulut sudah banyak yang tua-tua," jelas Haryono.

Karena itu Balai Penelitian Tanaman Palma, dulunya (Balitka red) di Paniki akan ditingkatkan pelayanannya sehingga produktifitas bisa meningkat, sebagai lokasi pembibitan kelapa unggul, sembari menyebutkan Sulut memliki tanah yang subur serta budaya pertanian sangat baik.

Hal ini tentunya  tidak lepas dari perhatian Gubernur dan Wagub Sulut lewat visi misinya di mana sektor pertanian menjadi salah satu program unggulan daerah.

Kansil menyambut baik program peremajaan kelapa dan pengembangan Balai penelitian Tanaman palma di Paniki.

"Saya setuju peremajaan kelapa ini, agar simbol daerah Sulut yang terkenal dengan daerah Nyiur Melambai tidak hilang," ujar Kansil.

Pemprov Sulut juga telah melakukan pembibitan kelapa lewat Dinas perkebunan Sulut dan ini terus berlangsung. Karena sebagaimana anjuran dari Gubernur kelapa yang sudah berusia di atas 50 tahun bisa ditebang serta digantikan dengan kelapa unggul yang disiapkan oleh Pemrprov Sulut.

Dalam kesempatan itu, Sekprov memintakan jika Departemen Pertanian setuju untuk mem-Back Up perkebunan kelapa sawit di Sumatera, juga bisa di tanam di Sulut. "Ada sekitar 40 ribu hektar di wilayah Bolmong raya bisa dijadikan lahan perekebunan kelapa sawit," tandas putra terbaik Bumi Totabuan ini.

Turut hadir Ketua Tim Upaya Khusus (Upsu) peningkatan produksidan produktifitas padi, jagung dan kedelai Ir Rudy Tjajahutomo bersama tim, dan Kadis Pertanian dan Peternakan Sulut Ir Johanes Panelewen.(tim me)



Sponsors

Sponsors