Tingkatkan Produksi Dengan Padi SRI


Amurang, ME

Disaat tingginya biaya pertanian seperti pupuk, dan pestisida, pertanian organik jadi alternatif bagi peningkatan hasil produksi padi. Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menjadi satu-satunya daerah di Indonesia Timur yang bakal mencanangkan program penanaman padi SRI (System of Rice Intensification) full organik.

"Pertanian organik merupakan salah satu pilihan dalam meningkatkan hasil pertanian. Petani tidak perlu lagi membeli pupuk dan pestisida," kata Konsultan Pertanian Sulut, Piter Tangka saat berbincang dengan manadoexpress.co di Kantor Bupati, Selasa (24/3).

Dia menjelaskan, dengan menerapkan pertanian organik hasil yang didapat berbeda dengan sistem konvensional. Dengan sistem full organik peluang bagi petani untuk mendapatkan peningkatan hasil produksi padi lebih tinggi.

"Sistem penanaman SRI beda dengan konvensional, kalau petani tidak tahu dipastikan gagal. Yang pertama petani harus memahami sistemnya dulu. Padi itu bukan tanaman air tapi tanaman butuh air," jelasnya.

Saat ini menurut dia, kebutuhan padi organik sangat tinggi. Untuk tahap awal penanaman padi SRI akan dilakukan di Kecamatan Tenga.

"Dengan menanam padi SRI bisa menghasilkan 8 sampai 12 ton gabah kering per hektar. Rencananya pencanangan program penanaman padi SRI akan dilakukan Bupati," tandasnya. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors