Pemkot : Pengucapan 7 Juli Gagasan FKUB, BKSAUA dan BAMAG
Tomohon,ME
Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon mengapresiasi dan menyambut baik penolakan penetapan tanggal 07 Juli 2013 sebagai pengucapan syukur Kota Tomohon, oleh Ketua dan Wakil Ketua I Pemuda Katolik (PK) Komisariat Cabang(Komcab) Kota Tomohon, Fransiskus M Talokon dan Novry Makalew. Menurut Pemkot melalui siaran pers dari Bagian Administrasi Humas dan Protokol Setdakot Tomohon, rencana pelaksanaan pengucapan syukur bersama selurh masyarakat Kota Tomohon tanggal 07 Juli 2013 adalah merupakan kegiatan yang digagas oleh Forum Kerjasama Umat Beragama (FKUB), Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKSAUA) dan Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG), yang diusulkan kepada Pemerintah Kota Tomohon melalui Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman. Hal ini untuk menggelorakan Kota Tomohon sebagai Kota Relijius.
“Perlu diketahui, ide dan gagasan untuk mengadakan pengucapan syukur pada tanggal 07 Juli 2013, adalah dari BKSAUA. Hal ini seiring dengan julukan Kota Tomohon sebagai Kota Tujuan Wisata yang di dalamnya wisata ziarah yang menopang perekonomian masyarakat. Wadah pengucapan syukur ini dilaksanakan sbagai upaya untuk terus meningkatkan hubungan sosial kekerabatan yang telah melekat dan mengakar dalam kehidupan sosial masyarakat,” demikian siaran pers tersebut, yang disebut mewakili Ketua FKUB Kota Tomohon Pendeta JJ Palilingan, Ketua BAMAG Kota Tomohon Pendeta J Lumingkewas dan mewakili BKSAUA Kota Tomohon Pendeta J Saisab, serta mewakili tokoh-tokoh masyarakat.
Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman sendiri kepada wartawan pernah mengatakan pelaksanaan pengucapan syukur 07 Juli 2013 merupakan ungkapan syukur pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon. Pengucapan syukur ini melibatkan semua komponen dan elemen masyarakat yang ada. “Pemerintah Kota Tomohon sampai saat ini terus melakukan upaya dan terobosan nyata dalam menata pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti torehan prestasi yang telah dicapai selama ini. Selanjutnya agar masyarakat tidak terbebani dengan pelaksanaan pengucapan syukur tentu pemerintah Kota Tomohon selalu menghimbau dan mengharapkan agar dalam setiap pelaksanaan ucapan syukur agar selalu dilaksanakan dengan penuh kesederhanaan serta bardasarkan kemampuan masing-masing ataupun mengungkapkan ucapan syukur melalui persembahan di gereja atau di tempat ibadah lainya dan jangan memaksakan diri jika tidak sesuai dengan kemampuan. Yang tak kala penting yaitu kita harus terus berusaha, berkarya melalui kerja keras, kerja tuntas, mandiri dan didasari rasa tanggung jawab serta jangan lupa mengucap syukur dalam segala hal. Apabila kita laksanakan ini maka kebutuhan kita akan terus terpenuhi lewat berkat Tuhan,” katanya.
Sedangkan, Ketua FKUB Kota Tomohonmengatakanpelaksanaan pengucapan syukur ini merupakan perumusan sebagai forum wisata, bakudapa, dan dalam hubungannya dengan Tomohon sebagai Kota Religius, maka pengucapan syukur ini juga diartikan sebagai hubungan kebersamaan serta kerukunan dalam memaknai akan hari pengucapan syukur. Oleh sebab itu diharapkan bahu membahu dalam memacu pembangunan yang sedang dilaksanakan di Kota Tomohon sambil terus memberikan ide-ide dan gagasan-gagasan positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (msg)
Foto : Walikota Tomohon Jimmy Eman



































