Foto: Salah satu anggota DPRD saat memberikan penjelasn soal walk out.
Ketua dan Anggota DPRD 'Walk Out'
Merasa Dilecehkan Saat Pembukaan Musrenbang Kabupaten
Bolaang Uki, ME
Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) di aula kantor Bupati, Selasa (24/3), sempat diwarnai insiden kecil. Saat pembukaan, Ketua DPRD Bolsel, Marsel Aliu dan beberapa anggota langsung Walk Out.
Selidik punya selidik, ternyata Marsel Aliu dan rekan-rekan merasa tersinggung karena papan nama Ketua DPRD tak ada di meja pimpinan. Marsel pun hanya duduk di deretan undangan.
Kondisi ini membuat Marsel dan rekan-rekan sesaat setelah pembukaan langsung keluar ruangan. Para wakil rakyat ini merasa dilecehkan, karena merasa tak dihargai secara institusi.
Menurut keterangan Marsel, bukan persoalan ingin duduk di meja pimpinan tapi ini persoalan aturan keprotokoleran sebagai ketua DPRD. "Ini jelas pelecehan terhadap institusi," tegas Aliu dengan nada tinggi.
Sekira dua jam pembukaan molor dari jadwal sesuai undangan pukul 10.00 WIB.
Setelah dilakukan klarifikasi atas insiden tersebut Aliu dan rekan-rekannya kembali mau menghadiri pembukaan Musrembang tingkat kabupaten tersebut.
"Kita melihat kepentingan yang lebih besar, kepentingan daerah," tutur Aliu datar.
Baru sekira pukul 13.00 WIB acara secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati, Sjamsul Badu.
Namun sebelum dibuka, Aliu meminta untuk bicara. Dituturkannya, ini pelajaran bagi semua Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD), soal papan nama hanya hal sepele tapi itu bisa berakibat fatal. "Jadi ini pelajaran kedepan tak terulang lagin" jelas Aliu.(eskolano kakunsi)



































