Tak Hadiri HUT Bolmong, LPKEL Sesalkan Sikap Empat Kepala Daerah BMR


Lolak, ME

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Pemantau Kinerja Eksekutif dan Legislatif (PKEL) Reformasi Bolmong Raya, Effendi Abdul Kadir, menyesalkan sikap empat kepala daerah di Bolmong Raya, diantaranya Boltim, Bolmut, Bolsel dan Kotamobagu, yang tak menghadiri langsung peringatan HUT ke 61 Kabupaten Bolmong, pada Senin (23/03) kemarin.

Empat daerah tersebut hanya mengirimkan perwakilan. “Empat daerah baru yang dilahirkan Kabupaten Bolaang Mongondow adalah daerah yang tidak mensyukuri kepada Daerah yang melahirkannya. Ini ibarat kacang lupa akan kulitnya atau seorang anak durhaka pada Ibunya,” kata Effendi, kemarin.

Menurutnya, HUT Kabupaten Bolmong ke 61, tak seorangpun pimpinan daerah (Bupati) di 4 daerah pemekaran itu, hadir pada upacara puncak HUT dan paripurna istimewa. Sebaliknya, empat daerah ini mengirimkan perwakilan.

“Ini merupakan HUT Ibu kandung dari, Kota Kotamobagu, Bolmut, Bolsel dan Boltim. Selaku aktivis dan Pimpinan LSM Bolmong Raya saya katakan empat daerah baru ini merupakan anak durhaka pada Ibu kandungnya. Tak ada alasan untuk tak bisa hadir pada upacara HUT Bolmong ke 61. Ingat para pimpinan daerah baru di bolmong raya, tanpa kabupaten bolaang mongondow selaku Ibu kandung, tak ada daerah-daerah yang anda pimpin di Bumi Totabuan Bolaang Mongondow Raya,” tegas Effendi.

Lanjutnya, satu hal yang patut dipertanyakan, yakni eksistensi empat pimpinan daerah baru yang tak mau hadir pada upacara puncak HUT ke 61 tahun Bolmong.

“Padahal hanya sekedar menghadiri perayaan ulang tahun Ibu kandungnya. Bagaimana dengan wacana dan niatan pembentukkan provinsi BMR, kalau sikap daerah-daerah hasil pemekaran seperti ini, terlalu apatis,” tambahnya.

Kami selaku elemen masyarakat BMR, mengingatkan kepada seluruh pimpinan daerah hasil pemekaran agar rasa menghargai daerah Induknya.

“Perlu kita camkan dan ingat sejarah perjuangannya melahirkan daerah-daerah tersebut secara iklash dan tulus karena penuh perjuangan dan pengorbanan. Menjadikan empat daerah pemekaran tak semudah membalikkan telapak tangan,” tandas Effendi.

Dari pelaksanaan upacara di halaman kantor bupati Lolak, dilanjutkan rapat paripurna istimewa di gedung DPRD, tampak terlihat beberapa tamu yang mewakili bupati dan wali kota se BMR. Yakni Pemkot Kotamobagu hanya diutus sekretaris Kotamobagu Mustafa Limbalo, Pemkab Bolsel hanya diwakili Wakil Bupati Samsul Badu, Pemkab Bolmut Sekda Recky Posumah, sedangkan Pemkab Boltim hanya diutus salah satu PNS eselon III.

Sedangkan untuk undangan Gubernur, hanya diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Jhon Palandung. Begitu juga dengan pihak Polres Bolmong hanya diwakili oleh Wakapolres Kompol Nanang Nugroho, Kajari Kotamobagu hanya diutus Kasie Intel, Dandim 1303 Bolmong hanya mengutus perwira penghubung dan Kota Bitung dihadiri oleh Inspektorat.

Untuk anggota DPRD provinsi Dapil Bolmong Raya dari 10 hanya dihadiri 4 anggota DPRD saja. (endar yahya)



Sponsors

Sponsors