Foto: Julius Jems Tuuk.
Kasus Mami Pemprov Menanti Kapolda Baru
Manado, ME
Wajah Korps Bhayangkara terancam diterjang kotoran. Kasus dugaan penyimpangan dana Makan Minum (Mami) di Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bisa jadi salah satu pemicu. Apakah ‘mimpi buruk’ itu akan tiba, sangat tergantung dari langkah yang akan diambil Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulut yang baru.
“Kapolda Sulut yang baru harus mengusut tuntas kasus Mami Pemprov Sulut. Itu harapan besar warga Sulut. Kita sangat menginginkan, dengan ada pergantian Kapolda baru di Sulut, kasus itu bisa segera dituntaskan,” ujar personil Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut, Julius Jems Tuuk.
Politisi PDIP ini meyakini, Polda Sulut akan menuai apresiasi dari warga Sulut jika kasus tersebut bisa secepatnya dituntaskan.
“Kapolda baru diharapkan segera action. Tuntaskan kasus Mami di tubuh Pemprov yang merugikan negara 8,8 miliar rupiah. Kasus Mami ini jangan didiamkan. Harus diproses dengan cepat agar citra kepolisian terselamatkan. Polisi pasti akan diberi apresiasi dari masyarakat luas,” kuncinya.
Diketahui, Kapolda Sulut yang baru, Brigjen Pol Wilmar Marpaung, dipastikan akan tiba di Bumi Nyiur Melambai, Senin (23/3) hari ini. Sementara, Sertijab Kapolda akan digelar Selasa (24/3) besok.
Jabatan Kapolda Sulut ini telah diserahterimakan dari Brigjen Pol Drs Jimmy Palmer Sinaga SH MHum kepada Brigjen Pol Drs Wilmar Marpaung SH pekan lalu oleh Wakapolri Komjen Badrodin Haiti di Mabes Polri. (joyke watania)



































