Foto: Richard Sualang.(Foto: Ist)
Banteng Manado Tolak 'Anak Haram'
Manado, ME
Banteng Manado pasang aksi. Kans figur non partizan maupun kader partai lain diusung dalam pemilihan walikota (Pilwako) Manado, pupus. PDI-P sepakat menolak 'anak haram' demi integritas dan memompa kader terbaik jadi petugas partai di eksekutif.
Postur partai besutan Megawati tersebut memang sexy. Puluhan nama dikabarkan melirik bahkan rela 'menjual diri' agar dipinang menuju Manado 1. Profesi mereka sangat berwarna, mulai dari enterpreneur, teknokrat bahkan external partai yang ancang-ancang 'lompat pagar'.
Meski nama-nama itu berjejer di kandang banteng, seluruh militan PDI-P mengambil keputusan untuk memajukan kadernya sendiri yakni Richard Sualang dan Tonny Rawung sebagai calon walikota dan wakil walikota.
Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Wenang Franklin Tamara, mengatakan, saat berlangsung rapat koordinasi (rakor) akhir pekan lalu, seluruh pengurus PAC Kecamatan sudah bulat menetapkan Sualang dan Rawung.
"Ia benar saat rakor tersebut keduanya kami sepakati diusulkan maju ke Pilwako Manado," kata Tamara.
Duet Sualang dan Rawung sendiri merupakan kader PDI-P sebagai legislator Manado sekaligus menepis adanya nama lain yang bisa dielus partai moncong putih seperti Andrei Angouw dan lainnya.
Keputusan berupa usulan tersebut menambah panas saja pertarungan mengisi kursi nomor 1 di Manado periode 2015-2020.
Nama Sualang-Rawung yang sebelumnya tak memunculkan sebagai kandidat akhirnya memperoleh dukungan karena dianggap pantas. Belum lagi dilihat duduknya mereka ke parlemen Manado selama dua periode dan prestasi menambah satu kursi di DPRD Manado periode 2014-2019. Sualang yang terpilih ulang sebagai Ketua DPC PDI-P telah ditunjuk sebagai Wakil Ketua DPRD Manado, sedangkan Rawung masuk sebagai Ketua Badan Legislatif DPRD Manado. Hal itu juga jadi salah satu tolok ukur nilai kelayakan para kader.
Legislator Tikala dari PDI-P Markho Tampi membenarkan kalau keduanya dimunculkan oleh para kader PAC di Manado ini. Sekarang tinggal menunggu pengesahan DPP dan DPC.
"Benar, seluruh kader partai yang juga dari ketua-ketua PAC menyuarakan keduanya," tegas Tampi.
Sejurus disampaikan kader lain Pingkan Nuah yang setuju apa yang sudah dihasilkan partainya setelah disampaikan secara resmi di internal partai.
"Intinya mendukung apa yang dihasilkan sambi mengharapkan terbaik bagi partai," ungkap Wakil Ketua Komisi B DPRD Manado. (devy kumaat)



































