Foto: MONUMEN SANTIAGO. Seorang warga melintas di depan monumen pahlawan Santiago (1670-1675) di Miangas, Kab Talaud, Sulawesi Utara. Monumen yang dibangun oleh TNI AD tersebut memilki ketinggian 7 meter dan menelan biaya Rp 1,2 miliyar. FOTO ANTARA
Besok Seminar Pahlawan Santiago di Gelar
Manado, ME
Dalam rangka menggali semangat dan spirit perjuangan Bataha Santiago, serta mempererat dan memperkokoh ikatan tali persaudaraan warga Nusa Utara, Forum Komunikasi Nusa Utara (FK-Nustar) bekerjasama dengan Komando Resor Militer (Korem) 131 Santiago, Dewan Paripurna Pusat Korps Pembangunan Merah Putih 14 Pebruari 46, Bamukisst, Ikist, Mukat dan Iksad, Jumat (20/3) besok, akan menggelar Seminar Gelar Kepahlawanan Bataha Santiago.
Hal itu dibernarkan, Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil MPd yang juga selaku Badan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi (BPPFK), yang turut didampingi Ketua Panitia Pelaksana Fentje Janis SH SIP dan Sekretaris Dra Marlina Katihokang MPd di kediaman Wagub Bumi Beringin Manado, Kamis (19/3).
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para Pehlawan,” cerocos Kansil mengutip ungkapan yang pernah dikatakan Bung Karno.
Kansil menyebutkan, menyadari bersama bahwa kemerdekaan yang sementara kita nikmati saat ini, merupakan buah perjuangan dan pengorbanan dari para pahlawan bangsa dengan cucuran keringat, air mata bahkan darah yang telah rela berkorban jiwa raganya demi harga diri bangsa untuk merebut dan mempertahankan Kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah. Olehnya melalui momentum ini kita diajak untuk menggali semangat dan spirit perjuangan dari sosok seorang pahlawan berdarah nusa utara Bataha Santiago.
“Sifat heroik Bataha Santiago dalam melawan VOC dan mengusir penjajah dari tanah nusa utara dengan kata-katanya Ikite Mediahi Wuntuang U’ Seke Nusa Kumbahang Katumpaeng yang berarti kita harus menyiapkan pasukan perang, negeri kita jangan dimasuki musuh, merupakan sebuah motivasi akan sikap dan komitmen Santiago yang rela berjuang demi mempertahankan bumi nusa utara sekaligus berkontribusibagi kemerdekaan RI yang kita cintai,” ujar salah satu tokoh pendidikan Sulut ini.
Ketua Panpel Fentje Janis mengatakan, selain menggelar Seminar, esok harinya Sabtu (21/3) FK-Nustar juga akan menggelar Temu Kangen dari para Tokoh-Tokoh Nusa Utara. Dua kegiatan tersebut akan digelar di hotel Sahid Kawanua Manado. "Untuk seminar dimulai Pukul 14:00 Wita, sementara untuk acara temu kangen pada Sabtu besoknya akan dimulai Pukul 14:00 Wita, tandas Janis. (tim me)



































