Astaga! Dua Bulan Pasca Bencana, Pipa Air Tak Kunjung Diperbaiki


Amurang, ME

Sudah dua bulan pasca bencana tanah longsor dan banjir yang terjadi di Desa Tiniawangko Kecamatan Sinonsayang. Namun selang waktu tersebut, belum juga mendapat sentuhan dari Pemerintah Daerah (Pemda). Pasalnya pipa air yang biasa menyuplai air bagi warga setempat hingga saat ini belum juga diperbaiki.

Kerusakan pipa air disebabkan tanah longsor yang menerjang wilayah tersebut. Akibatnya selama dua bulan warga kesulitan mendapatkan air bersih. Persoalan yang dihadapi hampir sebagian besar warga desa seolah tidak diperhatikan.

"Kami kesulitan mendapatkan air bersih lantaran pipa air besih desa kami putus diterjang tanah longsor. Sejak bencana hingga hari ini belum ada satupun dari Instansi terkait yang datang meninjau lokasi longsor," sembur Akin Anis, saat berbincang dengan manadoexpress.co, Selasa (17/3).

Kondisi ini membuat warga kecewa. Mereka menilai Pemda tidak tanggap dalam menanggulangi bencana dan mengabaikan kesulitan yang dihadapi warga. Perbaikan atas kerusakan pipa air seolah tidak diperhatikan.

"Kami ingin ada perbaikan namun harapan kami belum juga diperhatikan pemerintah. Tidak seperti di wilayah lain penangganan bencana cepat dilakukan," sindir Akin. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors