Dana Insentif Pendamping PKH Dipertanyakan


Tomohon, ME

Nasib pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Tomohon, tabiar. Semenjak program pro rakyat ini diluncurkan pada tahun 2013, hingga saat ini, pendamping belum mendapat dana kesejahtraan.

Salah satu pendamping meminta Dinas Kesehatan dan Sosial (Dinkesos) Kota Tomohon merealisasikan bantuan tersebut. Sebab, sangat dibutuhkan para pendamping. ”Bantuan ini sebenarnya ada, apalagi untuk menunjang operasinal kami,” aku sumber yang enggan disebutkan namanya, Senin (16/3).

Sementara itu, Kepala Dinkesos dr Deesje M Liuw, MBiomed, melalui Kepala Bidang (Kabid) Sosial Femmy Rambing, menjelaskan, pihaknya telah mengusulkan anggaran terkait kesejahtraan para pendamping. Bahkan, termasuk pengadaan operasional yang akan diberikan kepada UPPKH. “Tapi mungkin ada kendala, usulan tersebut tidak keluar. Apalagi hingga tahun anggaran berakhir, tidak keluar," jelasnya.

Sementara itu, PPK yang menangani pengadaan kendaraan tersebut Jefry Kowaas, ST ME, enggan memberikan penjelasan."Saya tidak bisa memberi keterangan, karena itu ada dinas berwenang. Jadi minta maaf, kalu tidak bisa memberi informasi," aku Kowaas.

Untuk diketahui, jumlah pendamping PKH di Kota Tomohon sebanyak 3 orang dan satu operator.(micky ratag)



Sponsors

Sponsors