Lensun: Kita Satu-Satunya di Indonesia Timur

Seleksi Magang ke Jepang


Tutuyan, ME

Pemerintah daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) telah membuka test seleksi magang ke Jepang bagi putra-putri di wilayah Nyiur Melambay.
Peserta yang mengikuti test pada kegiatan yang digelar selama dua hari, 10-11 Maret ini, lebih dari seratus. Test pertama tentang kesamaptaan tubuh, test fisik (push up, sit up), test matematika dan terakhir test wawancara.

Syarat untuk mengikuti magang ini  berumur 19-26 tahun, tinggi badan 160cm, berat badan 50kg, tidak bertato, bertindik telinga serta cacat tubuh.

"Apabila lolos dalam test ini, mereka akan mengikuti pelatihan selama 1-2 bulan di daerah kemudian untuk tahap ke dua akan dilaksanakan di Cevest Bekasai," ujar Wakil Bupati Boltim, Medy Lensun.

"Mereka akan dikontrak selama tiga tahun dengan menerima honor 80 ribu yen di tahun pertama, di tahun ke dua menerima honor 90 ribu yen, tahun ketiga menerima honor 100 ribu yen. Ini di luar lembur. Setelah pulang dari Jepang, mereka juga akan menerima bonus sebesar 100 juta," terang Ketua DPC PDIP Boltim ini.

Dalam penyampainnya kepada peserta yang mengikuti test, yang menjadi utama ke Jepang bukan soal uang atau bonus yang akan dicari di sana tetapi mereka bisa belajar etos kerja orang Jepang serta budaya orang Jepang, sehingga mereka dapat mengambil hikmahnya.

"Setelah kembali dari Jepang, kita bukan sebagai pencari kerja melainkan menjadi penyedia lapangan kerja bagi masyarakat," tandas Lensun, sosok yang diketahui penjadi tokoh penting dari terlaksananya perogram tersebut.

Diapun menambahkan, pengalaman lalu semasa dirinya bekerja di Jepang, banyak pengalaman yang didapat. "Bagaimana kita menghargai waktu serta disiplin kerja, di sana dilatih tata krama yang memang masih jauh beda dengan yang di sini, yang masih bersifat tidak menghargai waktu dan tidak saling menghargai," ungkap Lensun.

"Saya berharap untuk para peserta yang akan lolos nantinya dapat membawah berkat kepada sesama dan memberikan motivasi-motivasi," pungkasnya.

Menurut Lensun,  program ini khusus untuk di Boltim sudah memasuki angkatan yang kedua. "Kita patut bersyukur karena kita hanya satu-satunya di wilayah Indonesia Timur yang mendapat kepercayaan,"  ujar Lensun yang digadang-gadang akan bertarung di Pilkada Bolitim. (joyke watania)



Sponsors

Sponsors