Taksi Gelap Mencuri Aset PAD


Amurang, ME

Ketua Aliansi Pengusaha Pengemudi Angkutan Umum (APPAU) Sulawesi Utara (Sulut) Johnny Lumowa mendesak Pemerintah lewat instansi terkait mengambil langkah tegas terhadap taksi gelap yang sering beroperasi di Minahasa Selatan (Minsel).

"Saya lihat baik kepolisian dan Dinas Perhubungan seolah tutup mata. Sudah jelas mereka (taksi gelap) melakukan pencurian penumpang tapi tidak ditindak. Maaf, jujur saya katakan, petugas sudah kerja sama dengan mereka," singgung Lumowa, saat memberi keterangan kepada manadoexpress.co, Kamis (12/3)

Sebagai daerah jalur trans Sulawesi, beberapa Kecamatan di Minsel menjadi tempat mangkal taksi gelap. Akibatnya pendapatan sopir dan pemilik angkutan berkurang.

"Bagaimana lagi sopir mendapat penumpang kalau taksi gelap tidak bisa ditertibkan. Ini bukan hanya berdampak pada kami, tapi juga Pendapatan Asli Daerah (PAD)," jelasnya.

Dia meminta Kepolisian dan Dishub segera menertibkan taksi gelap yang sering beroperasi di wilayah Minsel. Keberadaan taksi gelap justru membuat PAD berkurang.

"Tolong aparat jangan hanya diam, tindaki taksi gelap. Kedepan dilakukan operasi. Jangan hanya jadi momen sesaat. Yang saya bicarakan bukti lapangan yang saya temui," pintanya.

"Bayar rertibusi saja tidak, sudah jelas taksi gelap mencuri aset PAD. Bayangkan saja, akibat ulah mereka sumber PAD menjadi minim," tambah Lumowa. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors