HJP Tegaskan 'Setia' di Bawah Pohon Beringin


Manado, ME

Kisruh yang kini mendera partai Golkar, berimbas ke kader Beringin hingga ke daerah. Di Sulawesi Utara sendiri, konflik internal tersebut dinilai bakal mengganggu persiapan menghadapi agenda pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak  Desember nanti. Sejumlah kader yang digadang-gadang bakal diusung menjadi jagoan Partai Golkar, kini dilanda ‘kegalauan’.

Di Kota Manado, nama Hanny Joost Pajouw (HJP) yang sebelumnya dianggap paling berpeluang mengendarai partai belambang pohon beringin hitam itu kans terjungkal. Dukungan Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sulut tersebut terhadap Munas Golkar di Bali, dianggap pemantik.

HJP sendiri, ketika dikonfirmasi menampik hal tersebut. Menurutnya, persoalan di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) tidak akan sampai mengusik kader Beringin terbaik di daerah.

“Saya besar karena Golkar. Masalah ini pun kalau sampai ke daerah, sudah ada komitmen di pusat, tidak ada yang akan buat partai baru. Dua-dua (Kubu Agung Laksono dan Kubu Aburizal Bakrie) akan bergabung dengan yang lain apabila sudah diputuskan siapa yang menang,” jelas HJP.

“Saya sadar besar dari Golkar dan karena itu sebagai kader saya akan tetap konsisten. Saya akan maju dari Golkar. Mudah-mudahan siapapun pemimpin yang akan terpilih nanti, tetap akan melihat peluang-peluang, potensi dari kader partai Golkar,” harapnya.

Personil DPRD Sulut ini menegaskan, siapapun kader yang akan diusung Partai Golkar untuk maju bertarung dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Manado nanti, akan didukungnya.

“Di Golkar Manado ada banyak kader potensial. Tentu penting untuk melihat sejauh mana tingkat elektabilitasnya dan akseptabilitasnya. Tapi siapapun yang terbaik, itu yang akan diusung Golkar dan saya sendiri akan mendukung siapapun kader terbaik yang direkomendasikan partai. Yang penting Golkar. Tidak melihat siapa dia,” tandas HJP. (rikson karundeng)



Sponsors

Sponsors