Golkar 'Ancol' Tatap Konsolidasi Partai

Charles : Mandat Keputusan Rekerda (akan) Dibekukan


Amurang, ME

Kubu Golkar 'Ancol' Minahasa Selatan (Minsel) kian sumringah. Menyusul disahkanya Musyawarah Nasional (Munas) Ancol versi Agung Laksono oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM). Mandat untuk melakukan konsolidsasi partai masuk lampu hijau.

"Ya, dalam waktu dekat ini akan ada konsolidasi partai. DPD Minsel tinggal menunggu mandat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP)," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Partai Golkar Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Briliant Charles SE via ponsel.

"Sesuai informasi yang saya terima. Penomoran untuk konsolidasi partai sudah keluar, tinggal melakukan penjemputan. Dalam waktu dekat ini saya akan ke Jakarta untuk menjemput mandat konsolidasi yang sudah keluar," terang Charles.

Pengusaha muda sukses asal Minsel ini menuturkan, tujuan konsolidasi ini selebihnya untuk merapatkan barisan untuk pembesaran partai. Juga, tentunya untuk merangkul kader kader partai yang sebelumnya berada dijalan yang salah.

"Kami membuka peluang bagi kader-kader partai yang mendukung kubu Munas Bali. Secara khusus bagi dua srikandi Jenny Johana Tumbuan SE dan Christiany Eugenia Paruntu SE. Golkar tak mengenal kata pemecatan," jelas Charles.

Diakuinya, Partai Golkar versi munas Ancol sangat terbuka dengan para kader yang ingin kembali merapat, namun ada aturanya. syaratnya harus sejalan dengan amanah putusan partai dan siap mengamankan kepentingan partai.

"Apalagi tahun ini Kabupaten Minsel akan menatap perhelatan akbar pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Jadi, harus sejalan, karena partai Golkar menatap kemenangan di pilkada Desember nanti," tegasnya.

"Jika ada kader yang tak sejalan, khususnya bagi kader partai yang duduk dibangku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minsel, tentunya partai akan mengambil sikap, sesuai mekanisme putusan partai," celetuknya.

Menangapi hasil putusan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) partai Golkar Minsel, yang menyatakan Christiany Eugenia Paruntu SE sebagai calon bupati (cabup) tunggal partai Golkar, alumni Fakultas Ekonomi (ekstensi, red) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado angkatan 2004 ini, merespon dingin. Dirinya menyatakan, mandat cabup tunggal hasil keputusan Rakerda akan dicabut (bekukan, red).

"Sehabis konsolidasi partai, kami akan melakukan penjaringan cabup kembali. Ini sudah merupakan putusan. Karena masih banyak kader kader terbaik Golkar," seloroh Ian sebutan familiar Plt Ketua DPD II Partai Golkar Minsel.

Sebelumnya diberitakan, sebagian besar kader dan simpatisan partai Golkar Minsel pendukung Munas Ancol mengharapkan, partai Golkar bisa mengkaji kembali figur yang akan diusung ke top eksekutif 2015 mendatang.

"Akan lebih bagus lagi yang akan diusung merupakan kader yang sejalan dan mendukung munas Ancol. Ini yang kami harapkan," tukas mereka. (revel maliangkay)



Sponsors

Sponsors