Batu Akik Hilang, Pelayanan Kantor Pos Dikeluhkan


Kotamobagu, ME

Profesionalitas jasa pengiriman, Pos Indonesia lebih khusus Kantor Pos Indonesia Cabang Kotamobagu dalam menjawab keinginan masyarakat barang yang dikirim aman dan terjaga kini dikeluhkan. Seperti yang diutarakan Erika Maasi, warga Kelurahan Motoboi Kecil, yang emosi dan meminta pertanggung jawaban kantor  Pos Kotamobagu, akibat bungkusan barang kiriman berisikan  28 buah Batu Akiknya sudah tidak utuh lagi. Adapun 7 buah batu akik dia nyatakan hilang.

"Bungkusan barang saya terima sudah ada bekas sayatan. Karena curiga ketika kemasan itu saya buka terlihat kondisi batu sudah tidak beraturan, 7 buah batu akik hilang," kata Erika.

Erika pun meminta kantor Pos Indonesia cabang Kotamobagu, agar mempertanggung jawabkan kejadian itu.

"Saya tidak menuduh bahwa kantor pos yang ambil barang itu, tapi setidaknya pihak Pos harus bertanggung jawab, karena yang antar barang sampai di rumah saya adalah pegawai kantor Pos," ujar Erika.

Terpisah, Kepala Kantor Pos Kotamobagu, Rudi Syamsudin ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya menerima kiriman milik Erika dalam kondisi utuh, dan tidak ada bekas sayatan, karena dalam penanganan barang kiriman sebelum di antar kepada pemiliknya masih di periksa lagi, untuk memastikan barang dalam kondisi baik.

"Selain itu, dalam Resi bukti pengiriman ditulis tidak sesuai dengan isi barang kiriman, karena tertulis dalam Resi itu bukan batu Akiq tapi, Bros (perhiasan biasa)," ungkapnya, sambil meninjukan bukti Resi pengiriman itu.

Rudi pun menepis jika kejadian ini terjadi oleh pihak Pos Kotamobagu. Menurutnya, ini kesalahan pihak pengirim, karena tidak memberitahukan dengan jelas kalau isi kiriman itu adalah Batu Akik.

"Kasus ini sulit. Sebab pihak kami tidak bisa komplen ke kantor Pos Maluku. Karena Resi bukti pengirimannya tidak sesuai dengan isi barang," jelas Rudi.(yadi mokoagow)



Sponsors

Sponsors